PADANG, NUSATIME — Ratusan tanaman hias unik dengan lekukan batang yang artistik menghiasi Lapangan Tugu Apeksi, Kompleks Balai Kota Padang, Aie Pacah. Wali Kota Padang, Fadly Amran, secara resmi membuka gelaran Pameran Bursa dan Jemur Bonsai yang diinisiasi oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Padang, Sabtu (22/8/2026).
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, Ketua PPBI Cabang Padang M. Agus Solehudin, serta jajaran pengurus dan pecinta bonsai se-Kota Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengapresiasi tinggi gelaran ini dan mengajak warga Padang untuk beramai-ramai memadati area pameran. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar pameran visual, melainkan ruang edukasi bagi masyarakat untuk mengenal seni menanam bonsai hingga teknik perawatannya.
“Kegiatan ini sangat sejalan dengan program unggulan Pemko Padang, yaitu Padang Rancak, yang terus mendorong kesadaran masyarakat dalam mencintai dan merawat lingkungan,” ujar Fadly.
Ia juga menaruh harapan besar agar agenda ini tak berhenti sebagai pameran lokal semata, melainkan mampu bertransformasi menjadi agenda tahunan berskala nasional.

Sambut Dua Momen Bersejarah
Sementara itu, Ketua PPBI Cabang Padang, M. Agus Solehudin, menjelaskan bahwa pameran yang berlangsung hingga 24 Agustus 2026 ini digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Sebanyak 204 tanaman bonsai dari pelbagai spesies bernilai tinggi unjuk gigi dalam ajang ini, mulai dari jenis Anting Putri, Kimeng (beringin Cina), hingga Kingkit (jeruk ranti).
Menanggapi tantangan Wali Kota, M. Agus menegaskan kesiapan organisasinya untuk menggeber event yang lebih megah di masa mendatang.
“Kami berencana meningkatkan skala kegiatan ini dengan menggelar Pameran dan Kontes Bonsai Nasional (PAMNAS) pada 2027 mendatang. Harapannya, potensi seni bonsai Kota Padang makin dikenal luas di panggung nasional,” pungkasnya. (sal)



Tinggalkan Balasan