SOLOK, NUSATIME.ID— Bencana banjir bandang atau galodo menerjang kawasan kompleks Kantor Bupati Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9) malam sekitar pukul 20.10 WIB.
Bencana ini melumpuhkan total arus lalu lintas pada jalur lintas utama yang menghubungkan Kota Padang dan Kota Solok.
Luapan air deras bercampur material lumpur menerjang area perkantoran Pemkab Solok secara mendadak. Kronologi awal mencatat bahwa aliran air diduga kuat berhulu dari kawasan hutan serta sungai yang melintas tepat di belakang Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Kabupaten Solok. Dampak terjangan galodo besar ini melumpuhkan akses jalan di depan Kantor Bupati Solok.
Kepolisian telah menutup total jalur dari kedua arah, baik kendaraan dari arah Kota Padang menuju Kota Solok maupun sebaliknya.
Kabag Ops Polres Solok, Indra KS, mengeluarkan imbauan resmi bagi seluruh pengguna jalan dan warga sekitar untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Masyarakat diimbau untuk tidak menempuh jalur ini sampai situasi dinyatakan aman. Warga yang berada di sekitar area kejadian diminta mengungsi sementara dan menjauh dari lokasi karena arus air masih belum bisa diprediksi,” tegas Indra KS.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan di lapangan masih melakukan penyisiran untuk mengidentifikasi dampak kerusakan serta potensi adanya korban jiwa. Pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Solok dan instansi terkait masih memfokuskan penanganan darurat di lokasi.
Masyarakat diimbau untuk tidak menempuh jalur ini sampai situasi dinyatakan aman. Warga yang berada di sekitar area kejadian diminta mengungsi sementara dan menjauh dari lokasi karena arus air masih belum bisa diprediksi. (**)



Tinggalkan Balasan