SOLOK, NUSATIME.ID— Begitu laporan darurat mengenai banjir bandang dan galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok masuk pada Senin malam, tak ada waktu untuk menunda. Sirene kesiapsiagaan langsung bergema di Markas Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumbar yang berlokasi di Padang Sarai, Kota Padang.

Dalam hitungan menit, pimpinan Satbrimob Polda Sumbar menginstruksikan pengerjaan Respon Cepat Cepat Kemanusiaan. Puluhan personel yang dilengkapi perlengkapan SAR (Search and Rescue), perahu karet, peralatan pemotong kayu, hingga penerangan darurat, langsung diberangkatkan membelah pekatnya malam menuju lokasi terdampak di Kabupaten Solok.

Perjalanan lintas kabupaten tersebut diwarnai tantangan berat. Cuaca ekstrem serta potensi longsor susulan tidak melesetkan fokus pasukan Korps Baret Biru ini. Setibanya di lokasi pada tengah malam, para personel tidak menunggu fajar menyingsing, mereka langsung menyisir pemukiman warga yang tertimbun material lumpur dan bebatuan.

“Prinsip utama kami adalah keselamatan rakyat di atas segalanya. Begitu informasi masuk, perintah jelas: berangkat secepat mungkin, lakukan pencarian, dan pastikan warga yang terjebak mendapat pertolongan pertama,” tegas salah satu perwira lapangan di lokasi bencana.

Aksi tanggap cepat yang diperlihatkan oleh jajaran Polri ini memegang peranan krusial pada jam-jam pertama pascabencana (golden hours). Di lokasi terdampak Arosuka, personel Satbrimob bergerak dalam beberapa tim terpadu. Menyisir rumah-rumah warga yang terisolasi oleh genangan air deras dan material galodo untuk dievakuasi ke titik kumpul yang aman. Membuka jalur lalu lintas utama yang tertutup pohon tumbang serta endapan lumpur tebal agar bantuan logistik dan ambulans dapat masuk. Membantu pembuatan tenda darurat, dapur lapangan, dan memberikan pertolongan medis awal bagi warga yang mengalami luka ringan maupun trauma.

Kehadiran personel Brimob di tengah kepanikan warga memberikan rasa aman dan kepastian. Tanpa canggung, para prajurit berkostum dinas basah kuyup berbaur dengan warga lokal, mengangkat sisa-sisa reruntuhan dan membopong lansia serta anak-anak menuju tempat yang lebih aman.

Langkah cepat Batalyon A Pelopor Padang Sarai ini menegaskan komitmen Polri yang tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berdiri di barisan paling depan saat masyarakat dilanda bencana alam. Hingga berita ini diturunkan, personel Satbrimob Polda Sumbar masih terus disiagakan di lokasi untuk membantu proses pemulihan pascabencana. (**)