- Penunjukan Ketua Plt PSSI daerah yang merangkap jabatan sebagai Ketua Panitia sekaligus Venue Director cabor sepak bola Porprov Sumbar menuai protes dari peserta akibat kekhawatiran bias netralitas dan konflik kepentingan.
- Ketua PB Porprov Sumbar Editiawarman mengklarifikasi bahwa penunjukan susunan panitia teknis pertandingan sepenuhnya merupakan kewenangan Pengprov cabor bersangkutan, bukan PB Porprov.
- Ketua Plt PSSI Sumbar Indra Dt Rajo Lelo menjamin integritas serta netralitas panitia di lapangan dan berkomitmen melakukan pengawasan ketat langsung selama pertandingan berlangsung.
PADANG, NUSATIME.ID— Penunjukan struktur kepanitiaan cabang olahraga (cabor) sepak bola pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat memicu gelombang protes dari sejumlah kontingen peserta. Penempatan Ketua Pelaksana Tugas (Plt) PSSI daerah sebagai Ketua Panitia Cabor Sepak Bola sekaligus Venue Director (VD) dinilai tidak lazim dan berpotensi menimbulkan bias netralitas dalam kompetisi.
Sejumlah perwakilan peserta mengkritisi rangkap jabatan tersebut karena dianggap menciptakan kerawanan konflik kepentingan (conflict of interest).
“Dalam sejarah penyelenggaraan Porprov, pimpinan PSSI kabupaten/kota tidak pernah diplot langsung sebagai Ketua Panitia Cabor Sepak Bola dan Venue Director. Keberadaan jabatan rangkap ini memicu keraguan mendasar di kalangan peserta terkait objektivitas kepemimpinan pertandingan dan independensi kepanitiaan,” ungkap salah satu perwakilan kontingen yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Menanggapi sorotan tersebut, Ketua Panitia Besar (PB) Porprov Sumbar, Editiawarman, menjelaskan bahwa ranah penunjukan perangkat teknis cabor berada sepenuhnya di luar kewenangan PB Porprov.
“Penunjukan pimpinan cabang olahraga yang dipertandingkan pada agenda Porprov sepenuhnya merupakan kewenangan Pengurus Provinsi (Pengprov) cabor yang bersangkutan. PB Porprov pada dasarnya hanya menjalankan dan memfasilitasi struktur panitia yang diusulkan oleh Pengprov cabor,” jelas Editiawarman.

Secara terpisah, Ketua PLT PSSI Sumatera Barat, Indra Dt Rajo Lelo, memberikan tanggapan resmi untuk menjawab keresahan para peserta. Ia menegaskan bahwa seluruh unsur panitia teknis dan Venue Director akan bekerja secara profesional serta menjaga netralitas, meskipun status pimpinan panitia memegang jabatan Plt PSSI di tingkat daerah.
“Meskipun Ketua Panitia dan VD menjabat sebagai Ketua Plt daerah, kami menjamin penuh netralitas dan integritas mereka di lapangan. PSSI Sumbar akan melakukan pengawasan ketat dan langsung terhadap seluruh jalannya pertandingan cabor sepak bola Porprov ini. Peserta tidak perlu ragu atau khawatir,” tegas Indra Dt Rajo Lelo.
Dengan adanya komitmen pengawasan langsung dari Asprov PSSI Sumbar, para peserta diharapkan dapat fokus mempersiapkan tim, sementara iklim kompetisi yang adil, transparan, dan bebas dari intervensi tetap terjaga sepanjang gelaran Porprov Sumbar. (**)



Tinggalkan Balasan