Rangkuman Utama
  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjenguk korban banjir bandang di RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, sekaligus menginstruksikan penanganan medis secara maksimal hingga seluruh pasien pulih.
  • Pihak RSUD Arosuka mencatat total 10 korban telah ditangani, dengan rincian dua pasien menjalani rawat inap, dua pasien dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, lima pasien rawat jalan, dan satu orang meninggal dunia.
  • Manajemen rumah sakit memastikan seluruh korban luka, termasuk pasien patah tulang dan pasien rujukan pascaoperasi, telah mendapatkan penanganan intensif sesuai prosedur medis.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

SOLOK, NUSATIME.ID — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menjenguk langsung warga terdampak banjir bandang yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan di sela peninjauan lokasi terdampak bencana di wilayah Arosuka. Tiba di lokasi sekitar pukul 11.55 WIB, Wapres hadir didampingi Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dan Wakil Gubernur Vasko Ruseimy. Rombongan langsung meninjau ruang poli bedah sebelum melanjutkannya ke ruang rawat inap.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas munculnya korban jiwa akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Solok. Ia menginstruksikan tim medis agar memberikan penanganan secara maksimal hingga kondisi seluruh pasien pulih sepenuhnya.

“Semoga segera diberikan kesembuhan, dimudahkan proses pengobatannya, dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga serta beraktivitas seperti biasa,” ujar Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mendoakan para korban yang dirawat.

Berdasarkan data resmi pihak rumah sakit, total 10 warga terdampak bencana telah ditangani di RSUD Arosuka.

Direktur RSUD Arosuka, Jebnoka Levismon, merinci bahwa saat ini dua pasien masih menjalani rawat inap, dua pasien dirujuk ke RSUP M. Djamil Padang, lima pasien diperbolehkan rawat jalan, dan satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Dua pasien yang masih menjalani perawatan intensif di RSUD Arosuka adalah Ulil Amri (34) dan Fitrianita (54), yang keduanya mengalami cedera patah tulang tangan. Sementara dua korban rujukan ke RSUP M. Djamil Padang, yakni Affan Alqadri (26) dan Muhammad Nurzan (57), telah selesai menjalani tindakan operasi dari tim bedah.

Adapun korban meninggal dunia teridentifikasi atas nama Daffi Arrahman (21). Lima warga lainnya yang diizinkan pulang untuk pemulihan rawat jalan yaitu Muslihat (54), Anggiat Sirait (66), Yurnalis (45), Sinol (32), dan Frengky (27).

“Pasien kita yang dirujuk ke RSUP M. Djamil saat ini sudah ditangani dan melewati tindakan operasi. Sedangkan pasien yang dirawat di sini juga telah diberikan penanganan medis sesuai prosedur,” terang Jebnoka.

Pihak RSUD Arosuka berharap kondisi seluruh korban yang masih dalam perawatan terus membaik sehingga dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga. (**)