SOLOK, NUSATIME.ID— Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V menetapkan penutupan sementara ruas Jalan Baru Kayu Aro, Kabupaten Solok, mulai Jumat (25/9) pukul 21.00 WIB. Langkah tanggap darurat ini diambil guna mempercepat pembersihan material sedimentasi pascabanjir bandang sekaligus pemasangan jembatan darurat di kawasan tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BWS Sumatera V, Rizki, menyampaikan bahwa penanganan fisik di lapangan sangat mendesak dilakukan agar potensi penyumbatan aliran air tidak memicu luapan banjir susulan saat curah hujan meningkat.
“Penutupan akses ini mutlak diperlukan demi keamanan pengerjaan di lapangan serta keselamatan para pengguna jalan. Pemasangan jembatan darurat ini ditargetkan untuk mengembalikan fungsi normal aliran air,” ujar Rizki dalam keterangannya, Jumat (25/9).
Guna menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama masa penanganan, lalu lintas kendaraan dialihkan sepenuhnya menuju ruas Jalan Lama Kayu Aro. BWS Sumatera V mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang kerap melintasi jalur tersebut untuk menyesuaikan rute perjalanan serta meningkatkan kewaspadaan.
Proses pembersihan sedimentasi dan perakitan jembatan darurat diperkirakan memakan waktu antara dua hingga empat hari ke depan, tergantung pada kondisi cuaca dan kendala teknis di lapangan.

Pemerintah daerah setempat bersama aparat terkait turut menyiagakan personel di titik-titik pengalihan arus guna mengantisipasi penumpukan kendaraan. Masyarakat diimbau untuk saling berbagi informasi mengenai penutupan jalur ini demi kenyamanan dan keselamatan bersama. (**)



Tinggalkan Balasan