SOLOK, NUSATIME.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat (Sumbar), mempercepat upaya pemulihan lahan pertanian warga yang terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Aro.
Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas pertanian dan sumber pendapatan masyarakat dapat kembali berjalan.
Bupati Solok Jon Firman Pandu turun langsung melihat kondisi persawahan yang terdampak banjir bandang di Kayu Aro, Kabupaten Solok, Selasa.
Dalam kunjungan tersebut, ia meminta organisasi perangkat daerah terkait segera mengambil langkah penanganan.
Dari hasil peninjauan, sejumlah areal persawahan terlihat mengalami kerusakan akibat diterjang banjir bandang. Kondisi itu turut berdampak terhadap masyarakat yang selama ini mengandalkan sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian.

Jon Firman Pandu meminta penanganan terhadap lahan terdampak dilakukan secepatnya. Sawah yang masih memungkinkan untuk dipulihkan diharapkan dapat kembali diolah masyarakat setelah kondisi lahan memungkinkan.
“Kita minta segera dilakukan langkah-langkah pemulihan terhadap sawah masyarakat yang terdampak. Jangan sampai masyarakat terlalu lama menunggu untuk bisa kembali mengolah lahannya,” ujar dia.
Menurutnya, percepatan pemulihan menjadi penting agar lahan pertanian yang masih dapat ditangani segera kembali produktif. Dengan demikian, aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu dalam waktu yang lebih panjang.
Selain melakukan perbaikan, pemerintah daerah juga meminta pendataan menyeluruh terhadap persawahan yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang.
Data tersebut nantinya digunakan sebagai dasar untuk mengetahui tingkat kerusakan, menentukan kebutuhan penanganan, sekaligus mengidentifikasi dukungan yang diperlukan masyarakat selama proses pemulihan lahan pertanian.
Pemkab Solok juga menyiapkan dukungan melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah). Program tersebut ditujukan bagi areal pertanian terdampak yang masih memungkinkan dipulihkan dan kembali dimanfaatkan.
Melalui program itu, pemerintah daerah mendorong pengembalian fungsi lahan agar petani dapat kembali menggarap sawah serta melanjutkan



Tinggalkan Balasan