Rangkuman Utama
  • Kesiapan Porprov Sumatera Barat menuai sorotan setelah terjadi kekeliruan teknis berupa pemasangan logo PTMSI pada baliho promosi resmi cabor Muaythai.
  • Ketua Pengurus Kota MI Padang, Nisfan Jumadil, mengklarifikasi bahwa kesalahan atribut visual tersebut bukan berasal dari panitia lokal dan pihaknya segera berkoordinasi untuk melakukan penggantian.
  • Panitia lokal menegaskan komitmennya untuk tetap memaksimalkan kesiapan arena, perangkat pertandingan, dan akomodasi atlet agar laga cabor Muaythai berjalan lancar.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID — Kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat kembali menuai sorotan. Selain persoalan dinamika penetapan jadwal pelaksanaan yang dinilai terkesan dipaksakan, sejumlah kendala teknis di lapangan mulai mencuat dan memicu pertanyakan terkait matangnya koordinasi antar-panitia.

Salah satu indikasi lemahnya persiapan teknis terlihat di arena (venue) cabang olahraga (cabor) Muaythai. Pada spanduk promosi ukuran besar yang terpasang di lokasi pertandingan, logo pengurus Muaythai Indonesia (MI) justru tidak terlihat. Sebagai gantinya, logo Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) tertempel pada atribut resmi cabor bela diri tersebut.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Pengurus Kota Muaythai Indonesia (MI) Padang, Nisfan Jumadil, memberikan klarifikasinya. Menurut Nisfan, kekeliruan pencetakan dan pemasangan atribut promosi tersebut bukan berasal dari pihak panitia lokal (local organizing committee).

“Kekeliruan pengadaan atribut tersebut bukan berasal dari panitia lokal. Meski demikian, kami tidak tinggal diam dan akan segera berkoordinasi serta menindaklanjutinya ke pihak-pihak terkait agar segera diganti sesuai aturan yang berlaku,” ujar Nisfan saat dikonfirmasi.

Di tengah catatan kritis terhadap aspek teknis penyelenggaraan, Nisfan menegaskan komitmen Muaythai Padang dalam mempersiapkan jalannya pertandingan. Sebagai tuan rumah, pihak panitia lokal terus mematangkan kesiapan arena, perangkat pertandingan, hingga akomodasi atlet guna memastikan laga cabor Muaythai berjalan lancar.

“Terlepas dari kendala atribut visual tersebut, kesiapan teknis cabor Muaythai di Padang terus dimaksimalkan. Sebagai tuan rumah, kami bertekad bekerja optimal demi mensukseskan seluruh rangkaian pertandingan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia pusat Porprov Sumbar belum memberikan keterangan resmi terkait kekeliruan cetak logo pada atribut cabor Muaythai tersebut maupun evaluasi menyeluruh atas jadwal pelaksanaan kegiatan.(**)