Rangkuman Utama
  • Lanjutan pertandingan cabor dayung Porprov Sumbar di arena Banjir Kanal Padang dijadwalkan kembali bergulir pada Senin (12/10/2026) usai sempat terhenti akibat banjir.
  • PODSI Sumatera Barat mengandalkan sarana cadangan untuk menyelesaikan 10 nomor pertandingan tersisa setelah sebagian peralatan sempat tersapu arus air.
  • Panitia pelaksana terus membenahi lintasan serta sarana penunjang dari sisa lumpur dan sampah demi menjamin kelayakan serta keamanan arena lomba.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID — Lanjutan pertandingan cabang olahraga (cabor) dayung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat sempat terhenti akibat terjangan banjir yang melanda arena Banjir Kanal GOR H. Agus Salim, Padang, Jumat lalu. Setelah upaya pembenahan arena maraton dilakukan panitia pelaksana, perlombaan direncanakan kembali bergulir pada Senin (12/10/2026).

Pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumatera Barat, Esneti, mengonfirmasi bahwa masih ada 10 nomor pertandingan yang menyisakan persaingan sengit antar-atlet daerah.

“Insya Allah, jika cuaca bersahabat dan aman, perlombaan akan dilanjutkan esok hari (Senin, 12/10). Kami masih menyisakan 10 nomor lagi yang harus diselesaikan,” ujar Esneti saat dikonfirmasi media di Padang, Minggu (11/10/2026).

Banjir bandang lokal yang menggenangi kawasan Banjir Kanal pada akhir pekan lalu tidak hanya mengganggu jadwal perhelatan, tetapi juga sempat menyapu sejumlah peralatan pertandingan. Arus deras air memicu kekhawatiran batalnya sisa nomor lomba.

Meski demikian, respon cepat panitia dan jajaran pengurus berhasil menyelematkan sejumlah sarana vital, termasuk armada perahu.

“Saat air meluap Jumat lalu, beberapa peralatan memang sempat terbawa arus. Beruntung tim di lapangan bergerak cepat menyelamatkan perahu-perahu utama. Jika seluruh armada hanyut, tentu dampaknya sangat krusial dan perlombaan terancam tidak bisa dilanjutkan sama sekali,” ungkap Esneti.

Untuk menutupi kekurangan logistik akibat musibah tersebut, PODSI Sumbar memaksimalkan ketersediaan peralatan cadangan yang ada guna memastikan seluruh nomor tersisa berjalan adil dan aman bagi para atlet.

Hingga Minggu sore, panitia teknis terus bekerja keras membenahkan lintasan dan merapikan sarana penunjang di Banjir Kanal yang terdampak lumpur serta material sampah sisa banjir. Panitia berkomitmen menjaga kualitas kompetisi di tengah kendala alam.

“Kami fokus memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh kontingen di sisa nomor yang ada. Meskipun arena harus mengalami perbaikan menyeluruh pasca-banjir, komitmen kami adalah menyelesaikan ajang Porprov ini dengan aman dan lancar,” pungkasnya.

PODSI Sumbar mengimbau seluruh atlet dan official kontingen kabupaten/kota untuk tetap bersiap dan memantau kondisi cuaca serta pengumuman resmi teknis pertandingan esok pagi.(**)