PADANG,NUSATIME.ID— Pemerintah Kota Padang menegaskan pentingnya keberlanjutan kolaborasi strategis dengan TNI Angkatan Laut dalam menjaga stabilitas kawasan pesisir dan respons kebencanaan. Penegasan ini menjadi poin utama dalam evaluasi kemitraan Pemko Padang bersama Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II Padang, Selasa (13/10/2026).
Sebagai wilayah yang berada di koridor pantai barat Sumatra, Kota Padang mengandalkan keterpaduan antara pemerintah daerah dan TNI AL, khususnya dalam pengamanan garis pantai serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam maritim.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menilai kontribusi Kodaeral II di bawah kepemimpinan Laksamana Muda (Laksda) TNI Sarimpunan Tanjung telah memberi dampak nyata terhadap penguatan kapasitas mitigasi dan program sosial-kemasyarakatan di kawasan pesisir.
“Sinergi lintas instansi, terutama di sektor pertahanan laut dan kemanusiaan, merupakan krusial bagi daerah rawan bencana seperti Padang. Dukungan Kodaeral II selama ini memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan menjaga stabilitas pembangunan daerah,” ujar Fadly Amran di Kediaman Resmi Wali Kota Padang.
Pertemuan tersebut sekaligus menandai transisi kepemimpinan di lingkungan Kodaeral II Padang. Laksda TNI Sarimpunan Tanjung dijadwalkan akan mengemban tugas baru sebagai Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Tingkat III Bidang Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut dan Politik Keamanan Nasional di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.

Laksda TNI Sarimpunan Tanjung mengapresiasi keterbukaan Pemko Padang dalam membangun koordinasi pertahanan terpadu. Ia menekankan bahwa integrasi antara potensi pertahanan laut dan kebijakan publik daerah harus terus dipelihara demi menjaga kedaulatan serta keamanan masyarakat pesisir di masa mendatang. (**)



Tinggalkan Balasan