PADANG, NUSATIME.ID — Sekolah Sepak Bola (SSB) Tirta SS Padang menegaskan kesiapannya mengarungi sengitnya persaingan Liga TopSkor (LTS) Zona Sumatera Barat musim 2026/2027. Tidak sekadar berpartisipasi, klub pembina bakat muda asal Kota Padang ini memancang target tinggi: menembus putaran nasional.
Langkah berani tersebut ditunjukkan dengan keputusan manajemen Tirta SS yang menerjunkan skuad di seluruh kategori umur (KU) yang diperlombakan, yakni KU-10, KU-12, KU-14, dan KU-16.
Pemilik (Owner) Tirta SS, Afrianto, menegaskan bahwa seluruh kelompok umur yang diturunkan memiliki peluang yang sama untuk mengukir prestasi. Kesiapan teknis maupun mental anak-anak asuhnya kini terus digembleng jelang kick-off kompetisi.
“Target kita tahun ini bisa menjadi salah satu tim yang mewakili Sumbar di tingkat nasional. Ini memang tantangan berat karena peta persaingan sangat ketat, tetapi dalam sepak bola tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Afrianto saat ditemui di Padang, Kamis (15/10/2026).
Afrianto menambahkan, keikutsertaan Tirta SS dalam ajang bereputasi nasional ini bukan semata-mata mengejar trofi, melainkan juga sebagai sarana pembinaan berkesinambungan untuk mencetak pemain muda potensial dan berkarakter.

“Makanya, seluruh persiapan menuju LTS terus kami matangkan. Mudah-mudahan edisi kali ini kami bisa meraih hasil maksimal,” tuturnya.
Target tinggi yang diusung Tirta SS dipastikan tidak akan diraih dengan mudah. Koordinator LTS Zona Padang, Andi Pratomo, mengungkapkan bahwa atmosfer kompetisi musim ini diprediksi jauh lebih sengit ketimbang edisi-edisi sebelumnya.
Hingga proses pendaftaran berlangsung, lonjakan peserta tidak hanya didominasi oleh tim-tim lokal Kota Padang, tetapi juga diwarnai gelombang partisipasi klub dan akademi dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat hingga provinsi tetangga.
Kondisi ini menegaskan bahwa LTS Zona Padang telah bertransformasi menjadi kawah candradimuka sepak bola usia muda bagi wilayah tengah Sumatra. Tim-tim luar daerah tercatat siap menjadi batu sandungan bagi tim-tim ibu kota provinsi, di antaranya, Pesisir Selatan dan Solok, Remaja Tarusan dan SSB Gumanti Muda Solok. Agam dan Bukittinggi, Tiku Putra, Putra Bawan, ATHA Agam, dan Seroja Agam FA. Padang Pariaman dan Kota Pariaman, Akademi Samudra Batang Anai, SSB Basoka Pariaman, Tabuik Piaman, PSC Pariaman, Kasang FC, Fajar Terbit, dan SSB Sungai Limau. Pasaman Barat, SSB PDH Pasbar, SSB Perintis Pasbar, dan SSB Torpedo Pasbar. Sijunjung, Persigas Sijunjung. Lintas Provinsi (Riau): SSB GBM Bungo Pasang.
Berdasarkan data panitia pelaksana LTS Zona Padang, berikut gambaran peta persaingan di masing-masing kategori.
Kelompok Umur 10 Tahun (KU-10) — 19 Tim, Didominasi pertarungan kekuatan lama dan baru. Tirta SS akan bersaing dengan kekuatan lokal Padang seperti BBC Batuang Taba (Hijau & Kuning), IFA Indarung, Taruna Luki, Minang Junior, PSTS Tabing, Dewa 24 SS, Padang Peduli, Samurai SS, SSB Sungai Abang, Kla-Dentist, Imam Bonjol (A & B), RIPAN’S SS, SSB IPETAS, dan Telkom School. Ancaman luar daerah datang dari Persigas Sijunjung serta SSB Gumanti Muda Solok.
Kelompok Umur 12 Tahun (KU-12) — 29 Tim. Sektor ini mencatatkan lonjakan peserta yang signifikan. Tirta SS bakal beradu taktik melawan BBC Batuang Taba, IFA Indarung, Taruna Luki (A, B, C), Minang Junior, PSTS Tabing (A & B), Surau Gadang United, Dewa 24 SS, Padang Peduli, Samurai SS, Persepaja 06, SSB Sungai Abang, Kla-Dentist, Muspan, Imam Bonjol (A & B), PNT, RIPAN’S SS, Aero Sky (Warriors & Rangers). Sementara delegasi luar Padang diperkuat Tiku Putra, Persigas Sijunjung, Putra Bawan, SSB Gumanti Muda Solok, ATHA Agam, dan SSB GBM Bungo Pasang.
Kelompok Umur 14 Tahun (KU-14) — 32 Tim. Menjadi kategori dengan jumlah pendaftar terbanyak dan persaingan paling terbuka. Selain tim-tim mapan Padang, seperti BBC Batuang Taba (Hijau & Kuning), Taruna Luki, PSTS Tabing, Dewa 24 SS, SSB Sungai Pinang, Samurai SS, SSB Asco Padang Sarai, SSB Sungai Abang, Kla-Dentist, Muspan, Imam Bonjol (A & B), New Country, Persepal, Padang Peduli, Astaga Durian Taruang, RIPAN’S SS, Minang Junior, Subulussalam, dan SSB Balai Baru, kategori ini dijejali tim-tim ambisius daerah seperti Tiku Putra, Akademi Samudra Batang Anai, SSB Basoka Pariaman, Remaja Tarusan, PSC Pariaman, Kasang FC, SSB PDH Pasbar, SSB Perintis Pasbar, dan SSB Gumanti Muda Solok.
Kelompok Umur 16 Tahun (KU-16) — 25 Tim. Sebagai jenjang transisi menuju sepak bola senior, persaingan di KU-16 dipastikan berlangsung dengan intensitas tinggi. Tirta SS akan diuji oleh pertahanan tim-tim kuat seperti BBC Batuang Taba, Taruna Luki (A & B), Anak Bangsa, Dewa 24 SS, SSB Asco Padang Sarai, Kla-Dentist, Muspan, Imam Bonjol (A & B), Kinantan FC, RIPAN’S SS, Subulussalam, serta kekuatan gabungan daerah/akademi seperti Seroja Agam FA, Tabuik Piaman, Fajar Terbit, Akademi Samudra Batang Anai, SSB Torpedo Pasbar, SSB Sungai Limau, Glory Legacy FA, Glory FA, Kasang FC, dan SSB Basoka Pariaman.
Dengan sebaran peserta yang makin meluas dan merata di seluruh pelosok Sumatera Barat, Liga TopSkor 2026/2027 dipastikan menjadi tolok ukur riil bagi perkembangan pembinaan usia dini di Ranah Minang. (**)



1 Komentar
Semoga tirta ss menang di ajang lts yang mendatang nanti ya allah semoga mencetak sejarah baru tirta ss amin² ya allah dan semoga ada pemain tirta lolos ke ajang nasional nantik