- Bek muda PSMS Medan asal Padang Pariaman, Bintang Arahim, tampil kokoh mengawal lini pertahanan dalam laga sengit melawan Semen Padang FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
- Kedisiplinan posisi dan pembacaan arah bola yang cermat dari Bintang sukses meredam agresivitas lini depan tim lawan, termasuk mematikan pergerakan penyerang berpengalaman seperti Ilija Spasojević dan Stefano Lilipaly.
- Performa impresif jebolan SKO Sumbar ini menuai apresiasi luas dari pemerhati sepak bola daerah, yang menilai talenta lokal berpotensi tinggi tersebut layak mendapat perhatian klub asalnya, Semen Padang FC.
BEKASI, NUSATIME.ID — Laga sengit antara Semen Padang FC melawan PSMS Medan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (17/10/2026), menjadi panggung pembuktian bagi Bintang Arahim. Bek muda kelahiran Padang Pariaman tersebut tampil solid dan menjadi kunci keberhasilan pertahanan PSMS Medan dalam meredam agresivitas lini depan tim berjuluk Kabau Sirah.
Sepanjang pertandingan, jebolan SMA 4 Sumatra Barat dan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Sumbar ini menunjukkan disiplin posisi dan ketenangan dalam mengawal pergerakan penyerang Semen Padang FC. Dua penyerang berpengalaman, Ilija Spasojević dan Stefano Lilipaly, kesulitan membongkar area pertahanan yang dikawal Bintang hingga akhirnya ditarik keluar pada pertengahan babak kedua.
Upaya penyegaran alur serangan yang dilakukan tim pelatih Semen Padang FC melalui pergantian pemain pun belum mampu mengurai kerapatan lini belakang PSMS. Pengawalan ketat dan pembacaan arah bola yang cermat dari Bintang membuat barisan depan tim lawan tak berkutik hingga peluit panjang dibunyikan.
Penampilan impresif Bintang Arahim memantik apresiasi dari penikmat dan pemerhati sepak bola di Sumatra Barat. Adril Mahputra, salah seorang pecinta sepak bola lokal di Padang, menilai performa Bintang pada laga tersebut menunjukkan kematangan taktik yang matang.
“Bintang tampil sangat luar biasa sepanjang pertandingan. Dia sangat disiplin menjaga daerahnya, minim celah, dan efisien saat membantu transisi permainan,” ujar Adril saat dimintai tanggapannya di Padang, Sabtu (17/10/2026).

Menurut Adril, konsistensi bermain yang diperagakan Bintang sudah terlihat sejak masa pembinaan di SKO Sumbar. Ia menilai talenta seperti Bintang layak mendapatkan perhatian lebih dari klub-klub daerah asal, termasuk Semen Padang FC.
“Sejak di SKO Sumbar, Bintang memang selalu tampil konsisten. Sudah sepatutnya Semen Padang FC melirik dan memberi perhatian pada potensi putra daerah yang terbukti memiliki kapasitas bersaing di level tertinggi seperti ini,” tambah Adril.
Penampilan gemilang Bintang Arahim dalam laga ini menjadi bukti nyata bahwa sistem pembinaan atlet usia muda di Sumatra Barat terus melahirkan talenta-talenta potensial yang siap bersaing di panggung sepak bola nasional. (**)



Tinggalkan Balasan