- Padang Volleyball Championship (PVC) 2026 kelompok umur 19 tahun putra dan putri resmi bergulir di 11 kecamatan se-Kota Padang dengan mengusung format kompetisi berjenjang berbasis perwakilan kelurahan.
- Turnamen yang didukung dana pokok-pokok pikiran Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria ini bertujuan menjaring bibit atlet potensial dari tingkat akar rumput untuk persiapan Porprov Sumbar sekaligus menyediakan wadah aktivitas positif bagi generasi muda.
- Pemain terbaik hasil seleksi babak Pra-PVC tingkat kecamatan pada 17–21 Oktober 2026 akan memperkuat tim kecamatan masing-masing untuk memperebutkan Piala Wali Kota Padang pada 24 Oktober 2026.
NUSATIME.ID – Padang Volleyball Championship (PVC) 2026 resmi bergulir di 11 kecamatan se-Kota Padang.
Tak sekadar memburu gelar juara, kompetisi bola voli kelompok umur (KU) 19 tahun putra dan putri ini menjadi ajang pencarian bibit atlet potensial dari tingkat kelurahan hingga kota.
Turnamen yang didukung dana pokok-pokok pikiran (pokir) Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP., tersebut dimulai Sabtu (17/10/2026).
Kompetisi ini menerapkan sistem berjenjang dengan melibatkan perwakilan kelurahan untuk membentuk tim terbaik di setiap kecamatan.
Para atlet yang lolos seleksi akan memperkuat tim kecamatan masing-masing dalam perebutan Piala Wali Kota Padang pada 24 Oktober 2026.

Skema ini diharapkan menjadi fondasi pembinaan olahraga yang lebih terarah sekaligus membuka jalan bagi atlet muda menuju kompetisi tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.
Saat memantau pertandingan di Lapangan Medan Nan Bapaneh, Kompleks Kantor KAN Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Sabtu (17/10/2026) malam, Nanda Satria menegaskan, PVC memiliki konsep berbeda dari turnamen bola voli pada umumnya.
Peserta tidak mewakili klub, melainkan kelurahan masing-masing, meski para pemain dapat berasal dari klub berbeda.
“Perbedaannya, turnamen ini diikuti perwakilan dari masing-masing kelurahan. Para atlet mewakili kelurahan masing-masing, bukan klub, meskipun para pemain dapat berasal dari berbagai klub,” tuturnya.
Menurut Nanda, kompetisi berbasis kelurahan ini menjadi kesempatan untuk memetakan potensi atlet secara lebih luas.
Pemain yang menonjol akan diseleksi untuk memperkuat tim kecamatan sebelum bersaing dengan kecamatan lain dalam perebutan Piala Wali Kota Padang.
Ia berharap PVC tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi berkembang menjadi program pembinaan berkelanjutan.
Salah satu targetnya adalah menyiapkan atlet bola voli yang mampu memperkuat Kota Padang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat.
“Pesan saya kepada para atlet se-Kota Padang, khususnya atlet bola voli, tetap sehat, semangat, dan terus berlatih. Jam terbang harus ditingkatkan,” ujarnya.
Lebih dari itu, Nanda menilai olahraga dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, membangun kedisiplinan, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Harapan kita, anak-anak muda punya ruang untuk beraktivitas dan mengarahkan energi positifnya,” katanya.
Ia juga mengajak tokoh masyarakat dan pemerintah memperluas dukungan terhadap kegiatan olahraga, termasuk menyediakan ruang publik dan fasilitas yang memadai bagi anak muda untuk berolahraga, berkesenian, dan berinteraksi.
Menurutnya, lingkungan yang mendukung sangat penting agar pembinaan atlet tidak hanya bertumpu pada kompetisi, tetapi juga ditopang kesempatan berlatih secara berkelanjutan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan PVC 2026 turut disampaikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang. Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kota Padang, Rizal Febrinal, S.Hum., M.M., mengapresiasi dukungan Nanda Satria dalam pelaksanaan turnamen tersebut.
Saat membuka pertandingan PVC 2026 di Kecamatan Kuranji, Rizal mengingatkan para atlet agar menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan, dan menampilkan kemampuan terbaik selama pertandingan.
“Kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Semangat persaudaraan, disiplin, dan sikap saling menghormati antarpemain juga harus menjadi bagian penting dalam setiap pertandingan,” katanya.
Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, S.STP., M.Si., juga menyambut positif pelaksanaan PVC 2026. Ia berharap kompetisi ini menjadi momentum bagi atlet-atlet dari berbagai kelurahan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuktikan potensi bola voli yang dimiliki Kecamatan Kuranji.
Menurutnya, pertandingan di tingkat kelurahan menjadi tahap penting untuk memantau dan menyeleksi pemain yang akan memperkuat tim kecamatan pada kompetisi antarkecamatan se-Kota Padang.
Pemain yang memiliki kemampuan dan potensi terbaik akan dipersiapkan untuk menghadapi persaingan di tingkat kota.
“Para atlet harus menunjukkan kemampuan terbaik. Pemain yang tampil menonjol akan dipersiapkan mewakili Kecamatan Kuranji pada turnamen bola voli antarkecamatan se-Kota Padang,” ujarnya.
Rozaldi menegaskan, pemain terpilih harus benar-benar siap bersaing membawa nama Kuranji. Ia bahkan memasang target tinggi, yakni meraih gelar juara pertama dalam perebutan Piala Wali Kota Padang.
“Harapan kita, Kecamatan Kuranji meraih juara pertama di tingkat Kota Padang. Prestasi itu akan menjadi kebanggaan bersama. Karena itu, atlet terbaik yang terpilih harus benar-benar siap membawa nama Kuranji,” tambahnya.
Babak prakompetisi atau Pra-PVC berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 di Kecamatan Lubuk Begalung, Padang Utara, Lubuk Kilangan, Bungus Teluk Kabung, Padang Barat, Nanggalo, Pauh, Padang Timur, Kuranji, dan Padang Selatan.
Pertandingan di Lubuk Begalung dipusatkan di Lapangan Voli Kompleks Permata Harbaindo, Pampangan Nan XX.
Di Padang Utara, pertandingan berlangsung di Lapangan Voli Kompleks UBH, Ulak Karang Utara, sedangkan Kecamatan Lubuk Kilangan menggunakan Lapangan Indoor GOR Semen Padang.
Di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, pertandingan digelar di lapangan voli dekat Bimbel K’Pipi, Jalan Raya Padang–Painan, Teluk Kabung Utara.
Sementara itu, Kecamatan Padang Barat menggunakan Lapangan Rusunawa Putus dan Kecamatan Nanggalo menggelar pertandingan di lapangan voli belakang Pegadaian Siteba.
Adapun pertandingan di Kecamatan Pauh berlangsung di Lapangan Voli Koto Parak. Kecamatan Padang Timur menggunakan Lapangan Voli Andalas, Jalan Garuda, Andalas, sedangkan Kecamatan Kuranji bertanding di Lapangan Voli Kantor KAN. Untuk Kecamatan Padang Selatan, pertandingan dipusatkan di lapangan voli belakang Aciak Mart.
Khusus Kecamatan Koto Tangah, babak Pra-PVC dijadwalkan pada 20–21 Oktober 2026 di Lapangan Voli Kompleks Abu Hanif De Villa.
Melalui kompetisi ini, PVC 2026 diharapkan menjadi lebih dari sekadar turnamen perebutan gelar juara.
Ajang tersebut diharapkan mampu memperluas kesempatan generasi muda untuk berprestasi, memperkuat pembinaan atlet dari akar rumput, dan melahirkan pemain bola voli yang mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi maupun nasional.



Tinggalkan Balasan