PADANG, NUSATIME.ID — Kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk pemilihan Ketua Umum baru yang sempat tertunda selama lebih dari satu tahun, dikabarkan akan segera digelar pada akhir November 2026 mendatang.
Kepastian jadwal ini mulai menyeruak di kalangan internal pengurus daerah. Sumber internal PSSI Sumbar yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa agenda tersebut direncanakan bergulir menjelang penghujung tahun ini.
“Informasi yang kami dapat digelar akhir November. Namun untuk kepastian resminya, silakan konfirmasi langsung ke Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum,” ujar sumber tersebut saat ditemui di Padang, Selasa (20/10/2026).
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Plt Ketua Umum PSSI Sumbar untuk memastikan tanggal pelaksanaan dan persiapan teknis. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban resmi terkait ketetapan jadwal kongres pemilihan tersebut.
Rencana penyelenggaraan kongres di tingkat daerah ini sejalan dengan kebijakan PSSI Pusat. Sebelumnya, PSSI telah mengagendakan Kongres Pemilihan di tingkat provinsi secara serentak pada periode Oktober hingga November 2026.

Agenda serentak ini merupakan bagian strategis dari rangkaian konsolidasi organisasi PSSI sebelum melangkah ke agenda yang lebih besar, yakni Kongres Biasa Pemilihan PSSI tingkat nasional yang dijadwalkan pada Juli 2027.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyelesaian agenda pemilihan di tingkat daerah sebagai pijakan menyelaraskan program kerja sepak bola nasional.
“Kita juga akan melakukan pemilihan PSSI provinsi pada bulan Oktober dan November tahun ini. Artinya, perlu ada jeda waktu bagi kita untuk berkonsolidasi dengan PSSI provinsi guna menyusun dan menyelaraskan program-program sepak bola ke depan,” ungkap Erick.
Menjelang bergulirnya kongres, bursa bakal calon Ketua Umum PSSI Sumbar diprediksi bakal berlangsung hangat. Sejumlah nama figur kuat mulai mengemuka di ranah publik dan kalangan voter.
Dua nama utama yang santer diprediksi akan bertarung adalah sang incumbent (inkumben), Dt Indra Rajo Lelo, serta Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade.
Dinamika persaingan kedua tokoh ini sejatinya telah terbangun sejak rencana kongres pertama kali tertunda pada tahun 2025 lalu. Pada masa penundaan tersebut, baik Dt Indra Rajo Lelo maupun Andre Rosiade secara terbuka telah menyatakan kesiapan serta komitmen mereka untuk maju menahkodai induk organisasi sepak bola di Sumatera Barat.
Kembalinya nama kedua figur ini dalam bursa pencalonan dinilai akan membawa dampak signifikan bagi arah pembinaan dan masa depan sepak bola Sumbar, mengingat rekam jejak serta kontribusi masing-masing di dunia olahraga daerah.
Penyelenggaraan Kongres PSSI Sumbar akhir November ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan semata, tetapi juga momentum kebangkitan dan penataan kembali roda organisasi sepak bola di Ranah Minang setelah sempat berlarut-larut dalam penundaan. (**)



Tinggalkan Balasan