NUSATIME.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, menggelar upacara penaikan Bendera Merah Putih yang diikuti para santri dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kamis.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pariaman, Edi Oktafiandi, beserta jajaran dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang peran serta perjuangan para santri dalam perjalanan bangsa Indonesia.
“Hari ini, merupakan tahun ke Sebelas Kota Pariaman dan seluruh rakyat Indonesia memperingati Hari Santri,” kata Mulyadi di Pariaman, Kamis.
Ia menjelaskan, peringatan Hari Santri Nasional ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Menurutnya, penetapan tersebut merupakan bentuk pengakuan negara terhadap jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mempertahankan, serta mengisi kemerdekaan Indonesia.
Mulyadi juga menyinggung Resolusi Jihad yang dikumandangkan Hadlaratus Syeikh KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar Nahdlatul Ulama pada masanya. Resolusi tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan bangsa.
Pada kesempatan itu, Mulyadi membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, di hadapan para peserta upacara.
Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Pariaman menjadi bentuk penghormatan terhadap kontribusi ulama dan santri sekaligus pengingat akan peran mereka dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.



Tinggalkan Balasan