Rangkuman Utama
  • Josal FC Pariaman mewakili Sumatra Barat di babak 38 besar putaran nasional Piala Soeratin U-17, bersaing satu grup dengan wakil Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung.
  • Seluruh rangkaian pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung terpusat di Sumatra Utara pada 26 September hingga 1 Oktober mendatang.
  • Direktur Teknik Josal FC Alanmarta menyatakan optimisme timnya untuk melaju ke fase berikutnya, sembari tetap mewaspadai soliditas pembinaan sepak bola Sumatra Selatan.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PARIAMAN, NUSATIME.ID — PSSI resmi merilis hasil pembagian grup untuk putaran nasional Piala Soeratin U-17 musim ini. Wakil Sumatra Barat, Josal FC Pariaman, dipastikan tergabung dalam grup yang cukup krusial pada babak 38 besar. Tim berjuluk Pandeka Ombak Piaman ini akan bertarung memperebutkan tiket lolos melawan tiga wakil Sumatra lainnya, yakni wakil dari Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung.

Berdasarkan keputusan penyelenggara, seluruh rangkaian pertandingan di fase grup ini akan dipusatkan di Sumatra Utara. Persaingan sengit tersebut dijadwalkan berlangsung mulai 26 September hingga 1 Oktober mendatang.

Menanggapi peta persaingan di grup tersebut, Direktur Teknik Josal FC, Alanmarta, menyambut hasil undian dengan nada optimistis. Menurutnya, persiapan tim sejauh ini berjalan maksimal dan para pemain berada dalam kondisi siap tempur untuk membawa nama harum Sumatra Barat.

“Melihat komposisi lawan di grup ini, kami sangat optimistis bisa bersaing dan mengamankan tiket ke babak berikutnya. Anak-anak terus menunjukkan progres yang signifikan selama masa persiapan,” ujar Alanmarta.

Kendati demikian, Alanmarta tetap menggarisbawahi peta kekuatan sepak bola usia muda di Pulau Sumatra. Secara pemetaan historis dan pembinaan, Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat memang kerap menjadi barometer utama kekuatan di wilayah Sumatra. Namun, ia enggan menyepelekan kekuatan tim-tim lain, terutama wakil dari Sumatra Selatan.

“Peta kekuatan usia muda di Sumatra memang cenderung berpusat di Sumut, Aceh, dan Sumbar. Meski kita tidak berada satu grup dengan Sumut atau Aceh, kami tidak boleh jemawa. Kita harus tetap ekstra waspada terhadap Sumsel yang memiliki tradisi sepak bola sangat bagus dan pembinaan yang solid,” tambahnya.

Dengan jeda waktu yang tersisa sebelum kick-off pada 26 September, jajaran pelatih Josal FC Pariaman fokus mematangkan taktik serta menjaga kedalaman skuad. Manajemen berharap dukungan dan doa dari masyarakat Sumatra Barat, khususnya Kota Pariaman, agar Josal FC U-17 mampu melangkah jauh di pentas nasional ini. (sal)