- Tiga klub perwakilan Sumatera Barat di Piala Soeratin Nasional berpeluang menjadi tuan rumah putaran nasional babak 38 besar pada 26 September hingga 1 Oktober 2026.
- Calon tuan rumah wajib memenuhi regulasi ketat panitia pusat, meliputi ketersediaan stadion utama dan pendamping representatif, jaminan keamanan kepolisian, serta tanggung jawab penuh atas logistik, akomodasi, dan transportasi peserta.
- Sumatera Barat memiliki peluang besar lolos verifikasi berkat kesiapan infrastruktur berstandar nasional, khususnya Stadion Utama Sumbar di Sikabu dan Lapangan Universitas Negeri Padang (UNP).
PADANG, NUSATIME.ID— Tiga klub wakil Sumatera Barat (Sumbar) di pentas Piala Soeratin Nasional memiliki peluang emas untuk tampil di hadapan pendukung sendiri pada putaran nasional babak 38 besar.
Ketua Panitia Piala Soeratin Sumbar, Renol Palek, mengungkapkan bahwa seluruh wakil Sumbar tersebut berhak mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggara fase grup yang dijadwalkan berlangsung pada 26 September hingga 1 Oktober 2026.
Meski demikian, Renol menegaskan bahwa penunjukan tuan rumah memerlukan kesiapan matang karena regulasi ketat yang ditetapkan panitia pusat. Calon tuan rumah wajib menyediakan stadion utama dan stadion alternatif (pendamping) yang representatif, lengkap dengan sarana pendukung serta ruangan match operation yang memadai.
“Persyaratan utama adalah kesiapan venue utama dan pendamping, kelengkapan fasilitas pertandingan, serta jaminan keamanan yang dibuktikan melalui surat rekomendasi izin kegiatan dari pihak kepolisian,” ujar Renol Palek di Padang, Sabtu (12/9/26).
Selain kesiapan arena, calon tuan rumah juga bertanggung jawab penuh atas operasional logistik tim peserta dan perangkat pertandingan. Tuan rumah wajib menyediakan transportasi lokal berupa bus ber-AC dengan kapasitas yang mencukupi untuk penjemputan dari bandara ke penginapan, hingga mobilitas pulang-pergi ke stadion. Tak hanya itu, pengadaan material promosi serta akomodasi bagi perangkat pertandingan sejak H-3 hingga H+1 juga menjadi tanggung jawab panitia lokal.

Peluang Sumbar untuk lolos verifikasi terbilang sangat terbuka lebar. Ranah Minang memiliki infrastruktur olahraga yang siap pakai, seperti Stadion Utama Sumatera Barat di Sikabu (Padang Pariaman) serta Lapangan Universitas Negeri Padang (UNP) yang sudah memenuhi standar nasional.
Keberadaan dua venue ini menjadi modal krusial untuk memenuhi syarat ketersediaan stadion utama dan pendamping dalam satu area yang mudah dijangkau.
Dengan fasilitas yang memadai dan koordinasi lintas sektor yang solid, mengajukan diri sebagai tuan rumah tidak hanya menguntungkan tim-tim Sumbar dari segi dukungan mental penonton, tetapi juga menjadi momentum membuktikan kesiapan Sumatera Barat dalam menggelar kejuaraan sepak bola berskala nasional. (sal)



Tinggalkan Balasan