- Ratusan atlet Muaythai dari 11 kabupaten dan kota se-Sumatra Barat terkendala akses menuju lokasi kejuaraan di Gedung Serba Guna KONI Sumbar akibat penutupan sejumlah jalur masuk.
PADANG, NUSATIME.ID— Ratusan atlet Muaythai dari 11 kabupaten dan kota se-Sumatra Barat menemui kendala akses saat hendak menuju lokasi pertandingan di Gedung Serba Guna KONI Sumbar, Sabtu (3/10/2026). Penutupan sejumlah jalur dengan portal di kawasan kompleks olahraga tersebut sempat memicu kebingungan para kontingen.
Portal penutup jalan tersebut sebelumnya dipasang oleh pihak berwenang guna mengamankan area sekitar proyek pembongkaran Stadion H. Agus Salim. Akibatnya, beberapa titik masuk yang biasa dilalui warga dan atlet tidak dapat diakses secara bebas.
Sejumlah atlet dan offisial dari luar daerah mengaku harus memutar arah beberapa kali sebelum akhirnya menemukan jalur yang bisa dilewati.
“Kami sempat putar-putar mencari jalan masuk. Pertama mencoba lewat akses depan Gedung Tatatai, tetapi terhalang portal. Kemudian kami berbelok ke arah Gedung Beladiri KONI Sumbar, di sana juga terpasang portal. Setelah diberi petunjuk oleh warga sekitar, kami akhirnya memutar ke Jalan Raden Saleh,” ujar beberapa atlet dari daerah saat ditemui di lokasi.
Akses utama menuju lokasi pertandingan tercatat hanya menyisakan satu jalur melalui area depan Cafe Cisakuy, sehingga kendaraan kontingen terkonsentrasi di satu titik tersebut.

Menanggapi kendala ini, Ketua Muaythai Padang, Nisfan Jumadil, mengimbau seluruh kontingen dan official untuk memanfaatan jalur alternatif yang disiapkan.
“Kami telah mengondisikan dan menginfokan bahwa terdapat akses masuk lain yang relatif lebih lancar, yakni melalui jalan di depan SD Rimbo Kaluang,” jelas Nisfan.
Meskipun sempat diwarnai kendala mobilitas di area luar gedung, pihak penyelenggara dan warga setempat berupaya saling membantu mengarahkan kendaraan kontingen agar pelaksanaan kejuaraan Muaythai se-Sumbar ini dapat tetap berjalan tertib dan lancar. (**)



Tinggalkan Balasan