BEKASI, NUSATIME.ID— Misi mengamankan tiga poin penuh diusung Semen Padang FC saat menjamu PSPS Pekanbaru dalam laga Derby Badunsanak di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10).

Pertandingan matchday keempat ini diprediksi berlangsung sengit dan sarat emosi. Skuad berjuluk Kabau Sirah mendapat suntikan amunisi moral yang signifikan setelah Ikatan Keluarga Minang (IKM) memfasilitasi tiket gratis bagi para suporter. Manajemen menargetkan lebih dari 15.000 perantau Minang bakal memadati tribun untuk membakar semangat tim secara langsung dari Jabodetabek.

Manajer Semen Padang FC, Braditi Moulevey, menegaskan bahwa gelombang dukungan di perantauan menjadi faktor kunci untuk mendongkrak mentalitas bertanding para pemain di lapangan.

“Dukungan langsung sanak saudara di tribun diharapkan menjadi amunisi tambahan agar tim tampil lepas dan mengamankan tiga poin penuh,” ujar pria yang akrab disapa Levi tersebut.

Meski bertindak sebagai tuan rumah dan dinaungi atmosfer tribun yang riuh, persiapan teknis Semen Padang FC tak sepenuhnya berjalan mulus. Tim pelatih dihadapkan pada ujian berat meracik strategi akibat masalah kebugaran dan badai cedera pemain.

Satu-satunya kabar menyejukkan hadir dari pulihnya Novri Setiawan. Bek berpengalaman tersebut dipastikan siap turun sejak menit awal usai menyelesaikan masa pemulihan.

Namun, lini tengah dan belakang Kabau Sirah dipastikan belum bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya. Empat pemain kunci, Junior Batista, Anwar Rifai, Achmad Iqbal, dan Esteban Vizcarra harus absen karena masih dalam perawatan medis.

Kondisi ini menjadi pembuktian nyata bagi kedalaman skuad Semen Padang FC. Gemuruh belasan ribu suporter di Stadion Patriot Candrabhaga bisa menjadi pendorong semangat berlipat, atau justru berubah menjadi tekanan mental jika strategi di lapangan gagal meredam perlawanan sengit PSPS Pekanbaru. (**)