Rangkuman Utama
  • Kekalahan 0-1 Semen Padang FC dari PSPS Pekanbaru di Stadion Patriot Candrabhaga memicu gelombang kritik suporter terhadap performa dan skema permainan tim.
  • Pendukung Kabau Sirah melayangkan desakan evaluasi serta menagih komitmen manajemen dan Penasihat Klub Andre Rosiade terkait efektivitas investasi skuat.
  • Manajemen Semen Padang FC mengisyaratkan evaluasi tegas dan dijadwalkan mengumumkan kepastian nasib pelatih kepala Nil Maizar beserta opsi penggantinya pada Senin (5/10/2026).
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

BEKASI, NUSATIME.ID — Kekalahan 0-1 Semen Padang FC atas PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (4/10/2026) malam, berbuntut panjang. Hasil minor dalam derby Sumatra tersebut tak hanya memantik kekecewaan mendalam dari pendukung Kabau Sirah, melainkan juga memperkuat gelombang desakan perombakan di kursi pelatih kepala serta kritik terbuka terhadap kepemimpinan manajemen.

Pantauan pada akun Instagram resmi klub (@semenpadangfc.id) menunjukkan ribuan komentar warganet seketika membanjiri unggahan hasil pertandingan. Selain mengevaluasi performa teknis di lapangan, opini publik di media sosial terbelah pada dua fokus utama, desakan pengunduran diri pelatih kepala melalui narasi #NilOut, serta sorotan tajam terhadap peran dan sikap Penasihat sekaligus Presiden Klub Semen Padang FC, Andre Rosiade.

Sejumlah suporter melontarkan kritik pedas terhadap skema permainan yang diterapkan Nil Maizar. Akun @pkpkstore_ dan @fajarwaah, misalnya, menilai gaya bertanding tim belum menunjukkan progres signifikan dan cenderung monoton serta kurang adaptif dengan dinamika sepak bola modern. Publik menilai taktik yang digunakan sulit membawa tim bersaing menuju target promosi ke Liga 1.

Di sisi lain, kritik tajam juga dialamatkan kepada Andre Rosiade terkait pola kepemimpinan dan interaksinya dengan pendukung selama ini. Akun @jcasual_ale mengutarakan kekecewaannya menggunakan bahasa Minang, menyoroti kontras antara besarnya dukungan fasilitas, persiapan matang, serta klaim investasi pemain dengan hasil mengecewakan di lapangan.

Beberapa akun lain, seperti @syuhadaazizisubari51, turut mempertanyakan porsi keterlibatan Andre dalam manajerial tim. Publik mengkritik sikap Andre yang dinilai kerap memberikan pernyataan berapi-api dan klaim optimistis di media menjelang laga penting, namun dinilai terkesan defensif atau melempar tanggung jawab ke pihak lain saat tim diterpa tren buruk. Sorotan tersebut mencerminkan akumulasi kejenuhan sebagian pendukung atas gaya komunikasi politik-manajerial yang dinilai kurang sejalan dengan substansi pembenahan internal klub.

Menanggapi tekanan publik yang kian masif seusai pertandingan, Andre Rosiade memberikan keterangan singkat saat ditemui jurnalis dan pendukung di area Stadion Patriot Candrabhaga.

Andre mengisyaratkan bahwa pihak manajemen telah mengambil sikap tegas terkait posisi juru taktik. Kepastian nasib Nil Maizar rencananya akan diumumkan secara resmi kepada publik pada Senin (5/10/2026).

“Keputusan resmi terkait tim teknis akan disampaikan manajemen besok,” ujar Andre singkat di lokasi.

Ia menambahkan bahwa manajemen kini tengah menyiapkan opsi figur pengganti untuk memimpin skuat Kabau Sirah dalam mengarungi sisa kompetisi musim ini. Meski demikian, nama calon pelatih anyar tersebut belum dibeberkan secara resmi sebelum proses administrasi dan pengumuman formal dirilis. (**)