SOLOK, NUSATIME.ID — Teka-teki mengenai temuan potongan tubuh yang sempat menggemparkan warga di area bekas banjir bandang (galodo) Kabupaten Solok, Sumatra Barat, akhirnya terkuak. Hasil pemeriksaan medis menyatakan bahwa potongan organ tersebut dipastikan bukan milik manusia.
Sebelumnya, tim gabungan mengevakuasi potongan tubuh yang diduga bagian dari korban bencana galodo di lereng Gunung Talang pada Minggu (27/9/2026). Objek tersebut ditemukan petugas di dalam bangunan Rumah Makan Kayu Aro, yang berlokasi persis di samping kompleks Kantor Bupati Solok.
Dugaan awal mengaitkan temuan tersebut dengan korban terbawa arus deras saat galodo menerjang pemukiman warga beberapa waktu lalu.
Namun, berdasarkan konfirmasi resmi dari Polres Solok dan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arosuka, pemeriksaan mendalam menunjukkan hasil berbeda.
“Berdasarkan identifikasi medis, spesimen yang ditemukan memiliki struktur anatomis yang berbeda dari manusia. Bagian tersebut ditutupi rambut hitam lebat serta memiliki karakteristik bentuk jari hewan, diduga kuat merupakan potongan kaki primata sejenis simpanse atau kera besar,” ujar pihak kepolisian dalam keterangannya, Senin (28/9/2026).

Dengan keluarnya hasil pemeriksaan medis ini, otoritas setempat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu atau spekulasi yang belum terverifikasi terkait temuan tersebut. (**)



Tinggalkan Balasan