PADANG, NUSATIME.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang terus mengakselerasi peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Padang. Langkah ini tidak sekadar memenuhi formalitas administrasi, melainkan menjadi penentu utama dalam pemetaan karir pegawai pada aplikasi Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata).

Kepala Bidang Pengembangan Aparatur BKPSDM Kota Padang, Diane Mary, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan kewajiban konstitusional dan profesional yang harus dipenuhi oleh setiap abdi negara, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Sesuai ketentuan pengembangan kompetensi ASN, PNS wajib memenuhi minimal 20 jam pelajaran (JP) dalam satu tahun, sedangkan PPPK sebanyak 24 JP dalam satu periode kontrak. Untuk itu, kami mengimbau seluruh ASN agar proaktif mencari informasi dan memanfaatkan berbagai bentuk pembelajaran mandiri guna meningkatkan kompetensinya,” ujar Diane saat ditemui di Kantor BKPSDM Kota Padang, Kamis (15/10/2026).

Lebih lanjut, Diane menjelaskan bahwa pemenuhan kompetensi yang mencakup teknis (struktural dan fungsional), manajerial, hingga sosial kultural akan langsung berpengaruh pada rekam jejak pegawai di aplikasi Simata. Data kompetensi tersebut menjadi indikator kunci yang menentukan posisi pegawai dalam talent box (kotak talenta) Pemko Padang.

Oleh karena itu, keterbatasan anggaran pelatihan daerah tidak boleh lagi menjadi alasan bagi ASN untuk stagnan. Pihaknya mendorong lahirnya budaya belajar mandiri (continuous learning) tanpa terus menerus bergantung pada diklat formal yang difasilitasi pemerintah.

Guna memudahkan akses pembelajaran yang terarah, BKPSDM Kota Padang saat ini tengah menyiapkan infrastruktur digital pendukung.

“Saat ini, kami sedang dalam proses pengajuan pembuatan situs web Belajar Mandiri Kota Padang. Sementara itu, ASN dapat memanfaatkan berbagai tautan pembelajaran mandiri yang telah kami bagikan melalui Instagram resmi BKPSDM,” jelas Diane.

Pihak BKPSDM juga membuka ruang konsultasi terbuka bagi para ASN yang membutuhkan panduan terkait pemenuhan bobot jam pelajaran maupun pengembangan kapasitas diri. Informasi berkala dapat dipantau langsung melalui kanal resmi web dan media sosial BKPSDM Kota Padang.

Melalui transformasi digital dan dorongan belajar mandiri ini, BKPSDM Kota Padang berharap dapat mencetak figur aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga responsif dan adaptif dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat Kota Padang. (*)