PALEMBANG, NUSATIME.ID — Atmosfer persaingan di babak penyisihan Grup 2 Piala Soeratin U-17 Putaran Nasional 2026 kian memanas menjelang matchday terakhir. Keputusan Panitia Pelaksana (Panpel) yang tidak menggelar pertandingan penentuan secara serentak memicu protes keras dari manajemen Josal FC Piaman.

Tiga tim saat ini bersaing ketat merebut tiket ke babak gugur di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang. Mereka adalah Josal FC, tuan rumah Lahat FC, dan Putrad PB FC Lampung. Lahat FC dan Josal FC sama-sama mengoleksi 4 poin dengan Lahat FC unggul selisih gol, sedangkan Putrad PB menempel ketat di posisi ketiga dengan 3 poin.

Gejolak muncul lantaran Josal FC dijadwalkan bertanding lebih awal melawan PS Seluma Bengkulu pada Rabu (30/9/2026), sebelum laga antara Lahat FC melawan Putrad PB digelar. Manajemen Josal FC menilai penjadwalan tersebut merugikan dan rentan terhadap praktik tidak sportif (main mata).

“Kami melayangkan protes ke PSSI. Mengapa pertandingan penentuan pada laga terakhir tidak digelar bersamaan?” tegas Direktur Teknik Josal FC, Alan Marta, saat dihubungi pada Selasa (29/9/2026).

Alan menambahkan, posisi bertanding lebih awal menaruh timnya pada situasi yang kurang menguntungkan secara matematis.

“Jika Josal FC menang atas wakil Bengkulu, secara otomatis peluang Putrad PB untuk lolos akan tertutup. Kondisi ini bisa memengaruhi dinamika laga setelahnya. Karena itu, kami sangat berharap jadwal pertandingan dapat diserentakkan,” lanjutnya.

Merespons keberatan tersebut, Panpel Piala Soeratin U-17 bergerak cepat memberikan klarifikasi resmi. Melalui Surat Nomor 14/Panpel Soeratin U17/IX/2026 tertanggal 29 September 2026, Panpel menolak permohonan perubahan jadwal dari Josal FC dan memastikan laga tetap berjalan sesuai agenda awal.

Ketua Panitia Pelaksana Piala Soeratin U-17 Zona 2, Heri Susanto, menjelaskan dua alasan utama di balik keputusan tersebut. Pertama, Panpel mengacu pada jadwal resmi Putaran Nasional yang telah ditetapkan PSSI Pusat melalui Surat Nomor 5558/AGB/881/IX-2026 tertanggal 21 September 2026.

Kedua, dalam Berita Acara Match Coordination Meeting (MCM) pada Jumat (25/9/2026), usulan perubahan jadwal maupun pelaksanaan laga serentak tidak pernah diusulkan atau disepakati oleh para manajer tim.

Dengan kepastian ini, Josal FC dituntut meraih kemenangan telak atas PS Seluma di laga pembuka untuk memperbesar peluang lolos, sembari menunggu hasil akhir persaingan antara Lahat FC dan Putrad PB. (**)