Rangkuman Utama
  • Kinantan FC Padang memastikan tiket ke babak semifinal Piala Soeratin Sumbar U-15 usai menundukkan Seven FC dengan skor telak 5-1 di Stadion Utama Sumbar.
  • Gol kemenangan Kinantan FC masing-masing dicetak oleh Akbar Piliang, M. Salim, Daffa Harith, Daffa Syefrianda, dan Aditia, sementara Seven FC hanya mampu membalas satu gol lewat Raudatul Hidayah.
  • Pertandingan berlangsung sengit dengan tensi tinggi hingga berujung kartu merah bagi kedua kubu, mendorong pelatih Kinantan FC untuk tetap fokus mengevaluasi kesiapan mental skuadnya jelang babak berikutnya.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID – Melalui perjuangan keras dan tensi tinggi, Kinantan FC Padang berhasil melangkah ke babak semifinal Piala Soeratin Sumbar U-15. Kepastian ini diraih setelah mereka sukses mengatasi perlawanan sengit Seven FC dengan skor telak 5-1 pada laga perempat final di Stadion Utama Sumbar, Minggu (6/9/2026).

Laga baru berjalan enam menit, Kinantan FC sudah membuka keunggulan. Berawal dari serangan cepat yang dibangun rapi dari lini tengah, Akbar Piliang berhasil menggetarkan jala gawang Seven FC dan mengubah skor menjadi 1-0.

Tersentak oleh gol cepat tersebut, Seven FC berusaha bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang emas berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat usaha mereka gagal membuahkan hasil.

Keasyikan menyerang justru menjadi petaka bagi Seven FC. Lini pertahanan mereka yang terbuka dimanfaatkan dengan baik oleh Kinantan FC. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-14, M. Salim sukses menggandakan keunggulan Kinantan FC menjadi 2-0.

Meski telah unggul dua gol, Kinantan FC tidak mengendorkan serangan. Di sisi lain, Seven FC terus berupaya memperkecil kedudukan. Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, skor 2-0 untuk keunggulan Kinantan FC tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, Seven FC mengubah pola permainan dengan memasukkan sejumlah pemain baru. Strategi ini membuahkan hasil positif; permainan Seven FC menjadi lebih hidup hingga akhirnya Raudatul Hidayah berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-51.

Termotivasi oleh gol balasan tersebut, Seven FC terus melancarkan tekanan. Merespons situasi ini, pelatih Kinantan FC menyegarkan kedalaman skuad dengan memasukkan dua tenaga baru. Langkah ini terbukti efektif meredam gelombang serangan lawan sekaligus menambah keunggulan menjadi 3-1 lewat gol Daffa Harith di menit ke-68.

Makin percaya diri, Kinantan FC kembali memperlebar jarak pada menit ke-71 melalui aksi Daffa Syefrianda yang mengubah skor menjadi 4-1.

Memasuki fase akhir laga, tensi pertandingan semakin memanas. Gesekan antar pemain tak terhindarkan hingga wasit harus mengeluarkan kartu merah untuk masing-masing tim.

Unggul jumlah ruang dan momentum, Kinantan FC menutup pesta gol pada menit ke-89 lewat aksi Aditia. Kedudukan 5-1 untuk kemenangan Kinantan FC bertahan hingga laga usai.

Usai pertandingan, pelatih Seven FC, Irwando, tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhnya. “Para pemain sudah berjuang dan memberikan hasil terbaik. Ini pelajaran berharga untuk para pemain ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Kinantan FC, Hamal Dani, menyambut positif kelulusan timnya meski mengingatkan bahwa perjalanan belum selesai. “Ini hasil kerja keras seluruh pemain. Perjuangan masih panjang, kami tetap akan melakukan evaluasi, terutama terkait pengelolaan mental dan tekanan di lapangan,” ungkapnya. (sal)