PADANG, NUSATIME.ID — Masa pendaftaran peserta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat melalui sistem daring Sirimau resmi ditutup pada Jumat (25/9/2026) pukul 24.00 WIB. Hingga batas waktu tersebut, panitia mencatat sebanyak sembilan kabupaten dan kota mendaftarkan kontingennya untuk berlaga pada ajang olahraga multievent tersebut.

Meski tingkat partisipasi daerah tergolong minim, panitia pelaksana menyatakan perhelatan tetap dijadwalkan berlangsung sesuai rencana awal, yakni pada 2–14 Oktober 2026.

Keputusan ini memicu perhatian dari sejumlah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) daerah. Seandainya jadwal dipergeser ke bulan November, kendala persiapan teknis serta penyesuaian anggaran daerah dinilai dapat teratasi.

Dampak dari terbatasnya jumlah kontingen terlihat pada jumlah peserta di berbagai cabang olahraga (cabor). Cabor pencak silat, taekwondo, dan tinju mencatatkan partisipasi terbanyak, yang masing-masing diikuti oleh sembilan daerah.

Sementara itu, sejumlah cabor populer mengalami penurunan jumlah peserta dibandingkan edisi sebelumnya. Cabor dayung tercatat hanya diikuti oleh dua daerah. Adapun cabor sepak bola yang pada edisi sebelumnya diikuti oleh seluruh 19 kabupaten/kota di Sumbar, kali ini hanya diikuti empat  daerah.

Pada cabor Muaythai, Sekretaris Muaythai Sumbar, Gilang, mengonfirmasi bahwa ajang kali ini diikuti oleh tujuh daerah.

“Daerah yang berpartisipasi di antaranya Kota Padang sebagai tuan rumah, Agam, Dharmasraya, dan Kepulauan Mentawai,” ujar Gilang.

Kondisi serupa terjadi pada cabang olahraga bahari.

Ketua Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Sumbar, Harry Algamar, menyampaikan bahwa cabor selancar ombak hanya diikuti oleh tiga daerah.

Kondisi ini memicu diskusi di kalangan praktisi dan pengamat olahraga daerah mengenai efektivitas pelaksanaan kompetisi. Sejumlah pihak menilai ajang Porprov sebagai sarana pembinaan, evaluasi, dan pengasahan mental atlet membutuhkan tingkat persaingan yang memadai. Penundaan jadwal ke bulan November diharapkan sebagian pihak dapat memberikan kesempatan bagi sepuluh daerah lainnya untuk melengkapi administrasi dan ambil bagian dalam perhelatan ini. (**)