- KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan BNPB.
- Para tersangka yang terdiri atas unsur internal BNPB dan pihak swasta tersebut langsung ditahan usai menjalani pemeriksaan intensif.
- Penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai serta dokumen terkait guna melengkapi proses penyidikan perkara yang masih berjalan.
NUSATIME.ID – Langkah tegas kembali diambil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan rasuah pengadaan barang dan jasa di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lembaga antirasuah resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka.
Ketua KPK Setyo Budiyanto membeberkan bahwa para tersangka yang terjaring terdiri dari unsur swasta serta pihak internal BNPB.
Pernyataan tersebut diungkapkan Setyo kepada para wartawan di Jakarta pada Rabu (14/10/2026).
“Setelah proses penyelidikan tertutup yang dilakukan sejak kemarin, hari Selasa, ada beberapa kegiatan yang kemudian membawa para pihak ke Gedung Merah Putih KPK,” ujar Setyo, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube KPK RI.
Setibanya di Gedung KPK, pihak-pihak yang terjaring langsung menjalani serangkaian pemeriksaan intensif.

Keterangan dari mereka kemudian dituangkan ke dalam berita acara permintaan keterangan sebagai bagian esensial dari proses penyidikan.
Lebih lanjut, Setyo menjelaskan bahwa pihaknya turut melakukan pendalaman mendalam terhadap berbagai barang bukti yang berhasil diamankan selama operasi senyap tersebut berlangsung.
“Dari situ kemudian setelah selesai semua, ada pendalaman terhadap beberapa barang bukti, menetapkan beberapa pihak, antara lain ada pihak swasta, kemudian ada pihak yang berasal dari badan tersebut sebagai tersangka,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, KPK langsung mengeksekusi upaya paksa terhadap kelima tersangka pada Rabu (14/10/2026).
Setyo memastikan bahwa seluruh kelengkapan administrasi telah dipenuhi dan para tersangka kini telah resmi ditahan.
“Proses administrasinya semua sudah dilengkapi. Kemudian proses upaya paksa juga sudah dilakukan berupa penahanan,” tegas Setyo.
Selain mengamankan para tersangka, operasi tangkap tangan ini juga menghasilkan sejumlah barang bukti penting, meliputi uang tunai serta dokumen-dokumen yang relevan dengan perkara yang sedang disidik.
Menutup keterangannya, Setyo memastikan bahwa penanganan kasus ini masih terus berproses.
Pihak KPK berjanji akan segera mengumumkan hasil pemeriksaan lanjutan serta perkembangan perkara secara transparan kepada publik setelah seluruh rangkaian tahapan rampung.
“Prosesnya terus dilakukan. KPK akan mengumumkan hasil proses pemeriksaan kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan