- Pemerintah Kota Pariaman menerima bantuan dana senilai Rp300 juta dari Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni serta Bank Mandiri untuk perbaikan fasilitas lapangan sepak bola di GOR Rawang.
- Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan bantuan ini krusial untuk menyediakan sarana olahraga yang representatif bagi pemuda, mengingat GOR Rawang sempat terbengkalai selama 22 tahun sebelum akhirnya mulai dipulihkan kembali.
- Revitalisasi menyeluruh masih terkendala keterbatasan anggaran daerah sehingga memerlukan dukungan kolaboratif dari pemerintah pusat dan BUMN guna membenahi fasilitas yang rusak, seperti atap tribun dan lintasan atletik.
NUSATIME.ID – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, menerima bantuan senilai Rp300 juta untuk mendukung perbaikan lapangan sepak bola di Gelanggang Olahraga (GOR) Rawang. Bantuan tersebut berasal dari Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni sebesar Rp150 juta serta Bank Mandiri senilai Rp150 juta.
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan bantuan tersebut menjadi dukungan penting bagi upaya pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas olahraga yang layak bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berkomitmen agar anak-anak Kota Pariaman memiliki wadah untuk berkreasi serta sarana dan prasarana olahraga yang layak sehingga mereka dapat melakukan aktivitas yang lebih positif,” kata Yota di Pariaman, Sabtu.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga yang memadai tidak hanya mendukung kegiatan fisik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan kreativitas serta menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota Pariaman dalam beberapa tahun terakhir terus berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak guna membenahi GOR Rawang. Sejumlah pihak yang telah berkontribusi dalam revitalisasi kawasan itu di antaranya Semen Indonesia Group dan Hutama Karya melalui program tanggung jawab sosial perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

Yota menyebutkan, sejak proses pembenahan dilakukan, GOR Rawang yang sebelumnya terbengkalai selama 22 tahun kini kembali ramai dikunjungi masyarakat, terutama untuk berolahraga. Kawasan tersebut juga mulai berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Kota Pariaman.
Meski demikian, ia mengakui revitalisasi GOR Rawang belum sepenuhnya tuntas. Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu kendala sehingga dukungan dari pemerintah pusat, BUMN, dan pihak lainnya masih dibutuhkan untuk melanjutkan perbaikan.
“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden melalui Utusan Khusus Presiden atas bantuan yang diberikan kepada Kota Pariaman,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, juga mendorong agar pembenahan GOR Rawang dilakukan melalui kolaborasi berbagai pihak. Ia menilai kondisi sarana dan prasarana olahraga tersebut memerlukan perhatian serius agar kembali layak digunakan masyarakat.
Politisi Partai Gerindra dari daerah pemilihan Sumatera Barat I itu mengatakan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari Wali Kota Pariaman, GOR Rawang masih ramai dikunjungi warga, terutama pada sore hari untuk melakukan berbagai aktivitas olahraga.
Namun, tingginya aktivitas masyarakat belum sepenuhnya didukung kondisi fasilitas yang memadai. Sejumlah bagian dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari lintasan atletik yang masih berupa tanah berpasir hingga atap tribun yang banyak terlepas. Beberapa bagian bangunan juga membutuhkan perbaikan, termasuk pengerjaan ulang pada bagian yang perlu disemen.
Dengan adanya tambahan bantuan tersebut, pembenahan GOR Rawang diharapkan dapat terus berlanjut sehingga masyarakat Pariaman memiliki fasilitas olahraga yang lebih aman, nyaman, dan representatif, sekaligus menjadi ruang produktif bagi generasi muda.



Tinggalkan Balasan