- Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau rekonstruksi SDN 01 Pasar Laban pascabanjir serta menginstruksikan percepatan pembangunan fisik agar sesuai dengan standar mutu keselamatan dan kenyamanan belajar.
- Pemerintah Kota Padang memprioritaskan langkah mitigasi bencana jangka panjang melalui rencana pembangunan tanggul penahan di sepanjang aliran sungai sekitar kawasan sekolah.
- Penataan lingkungan sekolah turut diarahkan pada penyediaan area halaman dan taman yang asri untuk difungsikan sebagai ruang belajar terbuka bagi para siswa.
PADANG, NUSATIME. ID — Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung progres pembangunan kembali SDN 01 Pasar Laban di Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), Kamis (8/10/2026). Peninjauan dilakukan guna memastikan pemulihan fasilitas pendidikan yang rusak akibat banjir pada November 2025 lalu berjalan sesuai target.
Dalam peninjauan tersebut, Fadly menegaskan agar kontraktor dan pihak terkait mempercepat pengerjaan fisik, meliputi seluruh ruang kelas, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga sarana penunjang lainnya. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar (KBM) dapat kembali berjalan efektif.
Ia mengingatkan agar percepatan pembangunan tetap mengacu pada standar mutu keselamatan dan kenyamanan yang ditetapkan kementerian terkait, terutama pada kelayakan instalasi listrik dan pencahayaan ruang kelas.
“Bangunan dan fasilitas sekolah harus sesuai standar, terutama penerangan dan instalasi listrik, sehingga ruang kelas nyaman digunakan,” ujar Fadly di lokasi pembangunan, Kamis (8/10/2026).
Selain pembangunan fisik gedung, Pemerintah Kota Padang juga memprioritaskan langkah mitigasi bencana jangka panjang untuk mengantisipasi potensi banjir susulan. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah pembuatan tanggul penahan di sepanjang aliran sungai yang melintasi kawasan sekolah.

“Pembangunan tanggul ini penting sebagai langkah antisipasi agar kawasan sekolah lebih terlindungi dari ancaman banjir dan proses belajar mengajar tidak terganggu,” tegasnya.
Di samping ketahanan bangunan dan mitigasi bencana, penataan lingkungan sekolah turut menjadi perhatian. Fadly meminta area halaman dan taman dirancang asri agar dapat difungsikan sebagai ruang belajar terbuka (outdoor learning) bagi para siswa.
“Lingkungan sekolah harus ditata dengan baik agar nyaman dan dapat mendukung aktivitas edukatif siswa, termasuk menjadikan halaman dan taman sebagai ruang belajar di luar kelas,” kata Fadly.
Dalam agenda peninjauan lapangan ini, Wali Kota Padang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Camat Bungtekab Afridon, serta Lurah Bungus Selatan Syamsuardi. (**)



Tinggalkan Balasan