SOLOK, NUSATIME.ID— Tim SAR gabungan hingga Rabu (23/9/2026) terus mengoptimalkan upaya pencarian terhadap Agusral (59), warga Nagari Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Korban dilaporkan hilang setelah banjir bandang (galodo) menerjang kawasan Jorong Kayuaro, Nagari Batang Barus, pada awal pekan ini.

Operasi SAR yang melibatkan ratusan personel gabungan, terdiri dari Basarnas (Kantor SAR Padang), Satbrimob Polda Sumbar, TNI, BPBD, PMI, hingga relawan dan masyarakat setempat, dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). Fokus utama penyisiran meliputi area pemukiman warga yang diterjang air bah, pembersihan tumpukan material lumpur dan kayu besar, hingga penelusuran aliran sungai yang melintasi kawasan Arosuka dan sekitarnya. 

Pihak keluarga berharap proses pencarian dapat dilakukan secara masif dan menyeluruh. Anak korban, Aliffano Hazani alias Aza (26), meminta agar armada serta personel pencari terus ditambah dan jangkauan area penyisiran diperluas.

Aza menceritakan, ia pertama kali menerima kabar musibah yang menimpa tempat tinggal ayahnya dari keponakan sang ayah melalui telepon. Saat bencana terjadi, ia tengah berada di Singkarak untuk menjalankan pekerjaannya sebagai pilot drone.

“Setelah mendengar kabar itu, saya langsung pulang ke kampung halaman untuk melihat kondisi kampung yang terkena banjir bandang serta mencari keberadaan ayah saya,” ujar Aza.

Hingga kini, tim gabungan terus menyisir titik-titik krusial di sepanjang aliran dampak banjir bandang dengan harapan Agusral dapat segera ditemukan. (**)