PADANG, NUSATIME.ID-Antusiasme pembinaan sepak bola usia dini di Sumatera Barat terus membara. Meski pendaftaran baru resmi dibuka selama dua hari, puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai kawasan di Ranah Minang sudah berbondong-bondong mengamankan tempat dalam ajang bergengsi Liga TopSkor (LTS) Sumbar musim 2026/2027.

Koordinator LTS Sumbar Andi Pratomo, mengungkapkan bahwa respons para penggiat sepak bola akar rumput pada musim ini sangat luar biasa. Ratusan pengelola SSB tercatat telah menghubungi pihak panitia untuk menyatakan minat, sementara puluhan di antaranya bahkan bergerak cepat melengkapi seluruh berkas administrasi.

Sesuai jadwal, kompetisi kelompok umur berjenjang ini akan resmi bergulir pada 22 November mendatang dengan menandingkan empat kategori usia sekaligus: U-10, U-12, U-14, dan U-16.

Salah satu kontestan yang paling bersiap adalah SSB Tirta SS Kota Padang. Tak tanggung-tanggung, akademi lokal ini berencana menurunkan deretan bakat mudanya di seluruh kualifikasi kelompok umur yang dibuka.

Owner Tirta SS, Afrianto, menegaskan bahwa keikutsertaan klubnya bukan tanpa alasan. Menurutnya, Liga TopSkor telah terbukti menjadi kawah candradimuka yang konsisten melahirkan deretan pemain profesional tanah air, seperti penjaga gawang Timnas Indonesia, Ikram Alqifari, yang juga menempa bakatnya dari panggung kompetisi ini.

“LTS ini ajang yang sangat tepat untuk mematangkan mental dan mengasah kemampuan pemain. Kompetisinya berjalan teratur, terpola, dan yang terpenting memiliki jenjang karir yang jelas—mulai dari tingkat wilayah, provinsi, hingga bermuara ke putaran nasional,” ujar Afrianto di Padang, Rabu (7/10/26).

Lebih dari sekadar mengejar trofi, format kompetisi LTS juga memberikan ruang tumbuh yang adil bagi perkembangan atlet muda. Sistem zonasi dan rotasi wajib memastikan setiap anak mendapatkan jam terbang bertanding secara merata di lapangan hijau. (**)