PADANG, NUSATIME.ID— Komitmen percepatan pemulihan pascabencana di Kota Padang terus dimatangkan. Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mendampingi Tim Monitoring dan Evaluasi Gabungan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) meninjau langsung lokasi pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di kawasan Balai Gadang, Kamis (17/9/2026).
Peninjauan fisik tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Satgas PRR Wilayah Sumatera Barat, Brigjen Pol. Yopie Indra. Turut hadir dalam agenda monitoring ini Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulvito, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Dinas Perkim Tri Hadiyanto, serta jajaran unsur terkait lainnya.
Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk memastikan progres pengerjaan Huntap yang ditargetkan mencapai sekitar 340 unit berjalan tepat waktu dan sesuai standar teknis.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan agar masyarakat terdampak segera mendapatkan kepastian tempat tinggal.
“Pemerintah Kota Padang terus mendukung dan berkoordinasi dalam percepatan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) ini, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan,” tegas Raju di lokasi peninjauan.

Ia menambahkan, keterlibatan aktif lintas instansi menjadi kunci agar hunian yang dibangun tidak hanya cepat selesai, tetapi juga siap huni dan layak bagi warga. “Kami berharap pembangunan Huntap ini dapat segera diselesaikan secara bertahap, sehingga nantinya dapat memberikan kepastian hunian yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Tim Satgas PRR Wilayah Sumbar, Brigjen Pol. Yopie Indra, menjelaskan bahwa strategi pengerjaan dilakukan secara bertahap dan paralel guna memangkas waktu konstruksi di lapangan. Dalam pelaksanaannya, pengerjaan fisik rumah dipadukan langsung dengan pembersihan area lahan (land clearing).
“Hari ini kami dari Satuan Tugas PRR melakukan kunjungan fisik langsung ke lokasi pembangunan Huntap yang rencananya akan dibangun kurang lebih 340 unit. Saat ini kita sudah melihat sebagian rumah sudah selesai dibangun,” ujar Yopie.
Yopie juga mengapresiasi kolaborasi dengan pihak donor yang terlibat dalam proses pembangunan fisik di lapangan.
“Pembangunan akan terus dilaksanakan oleh rekan-rekan dari Buddha Tzu Chi secara paralel, sehingga begitu lahan selesai dilakukan land clearing, langsung dibangun seterusnya,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah unit rumah pada tahap awal telah berdiri rampung. Dengan diterapkannya pola pengerjaan paralel ini, setiap area tanah yang selesai dibersihkan akan langsung dilanjutkan dengan pembentukan struktur hingga penyelesaian bangunan rumah secara berkelanjutan. Kolaborasi Pemko Padang, Satgas PRR, dan Buddha Tzu Chi ini diharapkan mampu mempercepat penyerahan kunci kepada masyarakat penerima manfaat dalam waktu dekat. (**)



Tinggalkan Balasan