Rangkuman Utama
  • Kepolisian mengerahkan personel gabungan untuk mengatur arus lalu lintas dan mengamankan simpul jalan utama terdampak bencana galodo di Solok guna mendukung proses evakuasi serta mobilitas warga.
  • Polres Solok menyiagakan personel selama 24 jam penuh untuk mengawal jalur vital Padang–Solok demi kelancaran arus transportasi antardaerah dan distribusi logistik.
  • Masyarakat dan pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta tidak memaksakan melintas di kawasan rawan yang masih dalam pemulihan pascabencana.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

SOLOK, NUSATIME.ID – Kepolisian meningkatkan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik yang terdampak bencana galodo di wilayah Solok.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas evakuasi dan penanganan pascabencana.

Personel kepolisian bersama unsur terkait ditempatkan di sejumlah simpul jalan utama yang menjadi jalur perlintasan masyarakat.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus memantau perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, mengatakan pengerahan personel lalu lintas dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya aktivitas kendaraan di kawasan terdampak galodo.

Menurutnya, keberadaan petugas tidak semata-mata untuk mengurai kepadatan kendaraan. Pengamanan juga ditujukan untuk memastikan proses evakuasi dan mobilitas warga dapat berlangsung dengan aman.

“Personel lalu lintas bersama unsur gabungan lainnya terus dikerahkan di simpul-simpul jalan utama pasca-galodo di Solok. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya untuk mengurai potensi kemacetan akibat mobilitas warga dan tim evakuasi, tetapi juga untuk memberikan rasa aman serta memastikan keselamatan para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.

Sementara itu, Kapolres Solok AKBP Rini Anggraini, S.I.K., menyampaikan bahwa jajaran kepolisian telah menyiagakan personel lalu lintas dan anggota polsek di wilayah terkait selama 24 jam.

Kesiapsiagaan tersebut difokuskan untuk menjaga kelancaran transportasi, khususnya pada jalur Padang–Solok yang menjadi salah satu akses penting bagi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik.

“Kami menginstruksikan seluruh anggota di lapangan untuk terus memantau perkembangan arus lalu lintas secara ketat, mengingat jalur ini merupakan akses vital penghubung antarkabupaten/kota,” kata AKBP Rini Anggraini.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan yang masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan, kami terus mengingatkan agar senantiasa berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan di jalan raya di tengah pemulihan pascabencana ini,” tegasnya.

Kepolisian mengimbau pengendara untuk memperhatikan kondisi jalan, mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan rawan, serta mengikuti setiap arahan petugas yang berada di lapangan.

Pengguna jalan juga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila kondisi jalur dinilai membahayakan, terutama di lokasi yang masih terdampak material maupun aktivitas penanganan bencana. (*)