PADANG, NUSATIME.ID— Komisi V DPRD Sumatera Barat (Sumbar) menindaklanjuti keluhan dan aspirasi para pengurus KONI Kabupaten/Kota terkait kendala anggaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Usai menggelar audiensi pada Jumat (18/9/2026), Komisi V berkomitmen membawa persoalan ini ke tingkat pimpinan dewan melalui laporan resmi agar pergeseran jadwal Porprov dari Oktober ke November 2026 dapat segera diputuskan.

Laporan tertulis tersebut disusun atas keluhan mayoritas pengurus daerah yang hingga kini belum bisa mencairkan dana pemberangkatan atlet dan official. Keterlambatan ini terjadi karena anggaran operasional kontingen masih tertahan dalam proses pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) di masing-masing kabupaten/kota.

Ketua Komisi V DPRD Sumbar, H. Lazuardi Erman, yang memimpin langsung audiensi menegaskan pihaknya memahami kondisi krusial di lapangan. Selain menyusun laporan untuk Pimpinan DPRD Sumbar, Komisi V juga menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap pengurus KONI Sumbar dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar guna membahas solusi komprehensif atas usulan penundaan ini.

Ketua KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, meluruskan bahwa daerah tidak bermaksud membatalkan Porprov, melainkan hanya meminta penyesuaian waktu.

“Komisi V sangat paham kondisi kami di daerah dan berjanji segera melaporkan keluhan ini ke pimpinan DPRD. Kami berharap penuh jadwal Porprov resmi digeser,” ungkap Jhon.

Ia menambahkan, pencairan APBD-P di tingkat daerah paling cepat baru terealisasi pada minggu pertama Oktober. Mengingat ketatnya regulasi pengelolaan keuangan daerah, penggeseran jadwal Porprov ke bulan November menjadi langkah paling realistis agar seluruh kontingen dapat berpartisipasi secara optimal. (sal)