Rangkuman Utama
  • Tim sepak bola Porprov Kota Padang mematangkan persiapan menuju Porprov Sumbar 2026 dengan mengagendakan serangkaian laga uji coba guna mengukur efektivitas latihan dan memetakan kekuatan tim.
  • Ketua PSSI Padang, Mastilizal Aye, mengungkapkan sejumlah daerah telah melayangkan tawaran uji tanding, salah satunya Kabupaten Solok, sebagai instrumen evaluasi teknis dan penguatan mentalitas pemain.
  • Pelatih Kepala Dodi Hirwan Leo menyambut positif agenda uji coba tersebut sebagai simulasi kompetitif untuk menyempurnakan transisi permainan, koordinasi lini belakang, serta penyelesaian akhir.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID — Tim sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kota Padang terus mematangkan persiapan menjelang bergulirnya Porprov Sumatera Barat 2026. Guna mengukur sejauh mana efektivitas latihan serta peta kekuatan tim, jajaran pelatih dan pengurus menjadwalkan serangkaian laga uji coba dalam waktu dekat.

Ketua PSSI Padang, Mastilizal Aye, mengungkapkan bahwa beberapa daerah yang juga menjadi kontestan Porprov Sumbar 2026 telah melayangkan penawaran uji tanding. Salah satu daerah yang secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk beradu taktik adalah Kota Sawahlunto. Selain itu, Kabupaten Solok.

“Beberapa daerah sudah menawarkan untuk uji coba, salah satunya Kota Sawahlunto. Rencana uji coba ini sangat penting bagi kita untuk melihat progres tim secara keseluruhan,” ujar Mastilizal Aye di Padang, Selasa (15/9/26).

Ia menekankan bahwa laga persahabatan antarcalon pesaing ini merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi peta kekuatan serta memetakan kelemahan teknis maupun non-teknis sebelum mengarungi kompetisi yang sesungguhnya. Menurutnya, atmosfer pertandingan melawan tim selevel akan memberikan tekanan positif bagi mentalitas para pemain muda Kota Padang.

Senada dengan hal tersebut, Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Porprov Padang, Dodi Hirwan Leo, menyambut baik skema uji coba antar daerah ini. Baginya, pemusatan latihan yang intensif tidak akan memberikan gambaran utuh tanpa adanya simulasi pertandingan yang kompetitif.

“Latihan rutin tentu penting untuk pembentukan fisik dan taktik. Namun, melalui uji coba melawan tim selevel seperti Sawahlunto, kami baru bisa benar-benar mengukur sejauh mana pemahaman pemain terhadap skema yang diinginkan,” jelas Dodi Hirwan Leo.

Leo menambahkan, evaluasi dari laga uji coba kelak akan menjadi bahan acuan utama untuk melakukan pembenahan, baik dalam transisi permainan, koordinasi lini belakang, hingga penyelesaian akhir. Dengan sisa waktu persiapan yang ada, jajaran pelatih berharap laga uji coba ini dapat mempertajam komposisi tim terbaik demi mengamankan target prestasi di ajang Porprov Sumbar 2026. (sal)