Rangkuman Utama
  • Josal FC U-17 sukses menjuarai Piala Soeratin U-17 Zona Sumatera Barat usai menundukkan PSP Padang U-17 dengan skor telak 3-0 di Stadion Utama Sumbar.
  • Kemenangan Josal FC dipastikan melalui torehan dua gol David Silva pada menit ke-13 dan ke-75, serta sumbangan satu gol dari Ibrahim Alim pada menit ke-52.
  • Hasil impresif ini mengantarkan tim asuhan Bambang Triawan melaju sebagai wakil resmi Sumatera Barat pada putaran nasional Piala Soeratin U-17.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG, NUSATIME.ID – Gemuruh sorak-sorai suporter membahana di udara sore yang terik di Stadion Utama Sumatera Barat, Sikabu, Kamis (10/9/2026).

Peluit panjang yang ditiup wasit tak hanya menandai berakhirnya laga panas, tetapi juga mengukuhkan dominasi Josal FC U-17 sebagai kampiun Piala Soeratin U-17 Zona Sumbar setelah melumat PSP Padang U-17 dengan skor telak 3-0.

Sejak awal babak pertama, atmosfer pertandingan final ini menyuguhkan ketegangan tingkat tinggi. Kendati tensi laga begitu sengit, anak-anak asuh Bambang Triawan tampil sangat tenang dan memegang kendali permainan. Kemelut pertama tercipta di menit ke-13. Memanfaatkan celah akibat kelengahan barisan pertahanan Pandawa Muda—julukan PSP—penyerang Josal FC, David Silva, melepaskan tembakan terukur yang mengoyak jala lawan. Skor 1-0 membakar semangat skuad asal Pariaman.

Tersentak oleh gol cepat tersebut, PSP Padang U-17 mencoba keluar dari tekanan. Serangan demi serangan dibangun dari lini tengah untuk membongkar pertahanan lawan. Namun, disiplin kokoh bak benteng karang yang diperagakan lini belakang Josal FC membuat setiap upaya balasan PSP selalu tandas hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Josal FC tak mengendurkan intensitas. Sadar keunggulan tipis belum aman, mereka langsung melancarkan gempuran cepat. Menit ke-52, publik Stadion Utama Sumbar kembali bergelora. Ibrahim Alim sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan celah serupa di lini belakang PSP.

Sadar timnya dalam posisi kritis, pelatih PSP Padang, King Prima, merespons dengan merotasi beberapa pemain untuk menyuntikkan tenaga baru. Namun, skema perubahan tersebut gagal memecah kebuntuan. Malahan pada menit ke-75, David Silva kembali menjadi momok menakutkan bagi PSP.

Memanfaatkan skema serangan balik kilat dan kelengahan lini pertahanan, Silva mencetak gol keduanya malam itu sekaligus mengubah skor menjadi 3-0.

Petaka bagi PSP Padang makin lengkap pada menit ke-80. Usaha mereka untuk mengejar ketertinggalan kian berat setelah salah satu pemain belakangnya harus mandi lebih awal usai menerima kartu kuning kedua. Bermain dengan 10 orang membuat PSP tak mampu lagi mengembangkan permainan hingga peluit panjang berbunyi.

Di balik euforia kemenangan, pelatih Josal FC, Bambang Triawan, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya saat ditemui usai laga.

“Para pemain tampil luar biasa dan sangat disiplin menjalankan instruksi taktik sejak menit awal. Kemenangan ini adalah buah dari kerja keras mereka. Kerja belum selesai, kami berharap konsistensi dan performa seperti ini bisa terus berlanjut di putaran nasional nanti,” ungkap Bambang.

Sementara itu, pelatih PSP Padang U-17, King Prima, menyikapi hasil pahit ini dengan lapang dada.

“Hasil ini harus kami terima dengan jiwa besar. Anak-anak sudah berjuang maksimal di lapangan, tetapi lawan mampu memanfaatkan peluang sekecil apa pun. Ini menjadi pelajaran sangat berharga bagi evaluasi tim menghadapi agenda berikutnya,” ujar King Prima.

Kemenangan mengesankan ini tak hanya memboyong trofi bergengsi ke Pariaman, tetapi juga menjadi modal berharga bagi Josal FC U-17 saat membawa panji Sumatera Barat ke pentas Piala Soeratin tingkat nasional. (sal)