Rangkuman Utama
  • Hujan deras memicu banjir dan banjir bandang di lima kecamatan di Kota Padang, yang turut merusak fasilitas Sistem Peringatan Dini (EWS) di Kecamatan Pauh.
  • Tim gabungan BPBD, Damkar, dan Satpol PP dikerahkan untuk mengevakuasi warga terdampak menggunakan perahu karet serta menyalurkan bantuan logistik darurat berupa makanan dan selimut.
  • Wali Kota Padang Fadly Amran menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah dan para camat untuk siaga penuh dalam penanganan bencana, termasuk mendelegasikan Dinas Perhubungan guna mengurai kemacetan lalu lintas.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Hujan deras melanda Padang mengakibatkan banjir di beberapa lokasi (Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, Pauh).

Tim BPBD dan Perangkat Daerah terkait seperti Damkar dan Satpol PP, melakukan evakuasi warga. BPBD menurunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga.

“Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga,” kata Wali Kota Fadly Amran, Senin, 03 Agustus 2026/Guo Kuranji. 

Early Warning System Banjir milik Pemko Padang di Kecamatan Pauh terdampak banjir bandang. 

“Semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik,” cakapnya. 

Wali Kota Padang memerintahkan semua jajaran Perangkat Daerah Pemko Padang dalam keadaan siaga. 

“Semua Camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing,” tukuknya. 

Bantuan pertama berupa makanan, selimut, disiapkan bagi warga yang dievakuasi. 

“Dinas Perhubungan juga sudah kami instruksikan untuk menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang,” urainya. (*)