Rangkuman Utama
  • Timnas Indonesia tersingkir dari ASEAN Cup 2026 usai finis di posisi ketiga Grup A dengan tujuh poin akibat bermain imbang 1-1 melawan Singapura di Stadion Jalan Besar.
  • Skuad Garuda sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Ragnar Oratmangoen sebelum Singapura menyamakan kedudukan melalui sontekan Ilham Fandi pada menit ke-67.
  • Buruknya penyelesaian akhir menjadi penyebab kegagalan Indonesia memanfaatkan dominasi pertandingan, sementara Singapura berhasil mengunci posisi runner-up dan melaju ke semifinal.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

JALAN BESAR — Langkah Timnas Indonesia di ASEAN Cup 2026 terhenti secara dramatis. Sempat unggul lebih dulu, skuad Garuda harus puas bermain imbang 1-1 kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026) malam.

Hasil ini membuat Indonesia tersingkir dari persaingan Grup A usai cuma finis di posisi ketiga dengan 7 poin.

Kemenangan pupus, tiket semifinal pun melayang ke tangan Singapura yang mengunci posisi runner-up dengan 8 poin.

Indonesia sebenarnya memulai babak kedua dengan meyakinkan. Ragnar Oratmangoen sukses memecah kebuntuan dan membawa Indonesia memimpin 1-0.

Namun, keunggulan itu buyar di menit ke-67. Sontekan Ilham Fandi berhasil membobol gawang Indonesia sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.

Merespons gol tersebut, pelatih John Herdman memasukkan Rizky Eka Pratama. Winger muda ini sempat mendapat peluang emas satu lawan satu dengan kiper Singapura usai menerima umpan Thom Haye. Sayang, eksekusi akhirnya malah melenceng.

Demi mengejar kemenangan, Herdman memasukkan Victor Geypens, Saddil Ramdani, hingga Beckham Putra di 15 menit terakhir. Namun, lini depan Garuda justru tampil terburu-buru dan sering melakukan kesalahan mendasar. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan karena Indonesia sebetulnya tampil sangat dominan, di mana penguasaan bola Indonesia 59% berbanding – 41% Singapura. Malahan total tembakan 15  berbading 9. Expected Goals (xG), Indonesia 1.44 – 0.65 Singapura.

Meski dominan, buruknya penyelesaian akhir menjadi petaka. Singapura yang bermain lebih tenang berhak melenggang ke semifinal untuk menantang Thailand.(sal)