Rangkuman Utama
  • Pemerintah Kota Padang menyalurkan bantuan hibah dan modal usaha sektor perikanan serta pangan senilai Rp8 miliar dalam rangka peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
  • Pendanaan bantuan berasal dari kolaborasi APBD Kota Padang sebesar Rp3,1 miliar dan Dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp4,9 miliar untuk memulihkan perekonomian warga terdampak bencana hidrometeorologi.
  • Selain hibah sarana produksi, Pemko Padang menyalurkan BLT Rp540 juta bagi 270 rumah tangga serta mendistribusikan 36,2 ton beras untuk 17.218 jiwa terdampak banjir.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG— Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyalurkan bantuan hibah dan modal usaha senilai Rp8 miliar bagi masyarakat serta kelompok usaha di sektor perikanan dan pangan. Penyerahan bantuan disatukan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357 di Panggung Utama bawah Jembatan Siti Nurbaya, Senin (10/8/2026).

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa peringatan HJK tahun ini tidak sekadar diisi dengan perayaan, melainkan dimanfaatkan sebagai ajang kepedulian sosial (charity) bagi warga yang tertimpa musibah hidrometeorologi.

“Banyak masyarakat kita yang terdampak bencana. Sehingga momentum HJK-357 ini juga kita gunakan untuk penggalangan amal bagi masyarakat terdampak. Kami berharap bantuan ini mempercepat proses recovery perekonomian keluarga para penerima,” ujar Fadly Amran di lokasi acara.

Fadly menjelaskan, alokasi Rp8 miliar tersebut disalurkan untuk merehabilitasi sektor usaha produktif yang terpuruk akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025 lalu. Selain itu, Pemko Padang juga bergerak cepat merespons dampak banjir teranyar yang terjadi pada 3 Agustus 2026.

“Pada Jumat lalu, kami telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp540 juta kepada 270 rumah tangga yang terdampak banjir dan cuaca ekstrem Agustus ini,” tambahnya.

Bantuan yang Disalurkan itu, sebanyak 19 unit perahu fiber, 724 set jaring monofilamen, dan 19 unit mesin tempel 15 PK. 30 ekor calon induk lele, 800 kg pakan, 4 unit chest freezer, vacuum sealer, kompor gas, dan kuali industri. Tanah humus, pupuk kompos, polybag, benih sayuran (cabai, bayam, tomat, kangkung), serta alat pengolah pangan (blender, freezer box, kulkas, mesin press baglog/sealer).

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, membeberkan bahwa pendanaan bantuan berasal dari kolaborasi APBD Kota Padang sebesar Rp3,1 miliar dan Dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp4,9 miliar.

“Saat ini kami juga tengah merampungkan distribusi bantuan pangan berupa 36,2 ton beras untuk 17.218 jiwa terdampak banjir Agustus. Bantuan lanjutan bagi pembudidaya ikan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) juga terus berjalan,” pungkas Alfiadi. (sal)