PASAMAN, NUSATIME.ID — Naas nasib seorang wanita bernama Yulnitawati (32), warga Jorong Petok Timur, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat. Ia menjadi korban serangan beruang madu saat tengah menyadap karet di kebun miliknya pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa menegangkan tersebut berawal saat korban sedang bekerja memanen getah karet bersama sang suami, Rahmat Hidayat. Lokasi kebun tempat mereka menyadap diketahui berjarak tak jauh dari permukiman, yakni sekitar 300 meter dari rumah korban.

Kapolsek Panti, Iptu Arifin, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kemunculan satwa liar itu terjadi secara tiba-tiba dari arah depan korban.

“Ketika sedang menyadap karet itu, tiba-tiba dari arah depan korban datang seekor beruang. Karena merasa kaget, korban menjerit dan meminta tolong. Beberapa saat setelah menjerit, beruang itu menyerang dan menggigit kaki kanan korban,” ujar Iptu Arifin, Selasa (15/9/2026).

Suara teriakan histeris korban sempat membuat beruang tersebut menjauh, hingga sang suami dan warga sekitar bergegas memberikan pertolongan.

Korban langsung dievakuasi dari area perkebunan untuk mendapatkan perawatan medis akibat luka gigitan parah di bagian kaki kerena cengkeraman satwa lindung tersebut.

Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau warga setempat untuk lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di area perkebunan yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Pihak berwenang juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau keberadaan beruang guna mencegah jatuhnya korban susulan. (**)