- Kinantan FC Kota Padang U-16 bertanding melawan Bina Banua Cilacap pada babak delapan besar TopSkor National Championship di Lapangan ASIOP Training Ground, Sentul.
- Laga ini menjadi partai ulangan bagi kedua tim setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 pada babak penyisihan Grup H.
- Manajemen Kinantan FC optimistis meraih hasil positif berkat tingginya motivasi tim pascapenobatan Qiziko Trisnal sebagai pemain terbaik pada babak 16 besar.
Padang-Perjuangan berat bakal dihadapi Kinantan FC Kota Padang U-16 dalam melakoni babak 8 besar TopSkor National Championship (TNC). Pasalnya, dalam laga yang akan ditabuh di Lapangan ASIOP Training Ground Sentul, Jumat (31/7/16), Karim Sayaddad dan kawan- kawan bertemu tim yang pernah dihadapi di babak penyisihan, Bina Banua Cilacap.
Dalam babak penyisihan grup H itu, Kinantan FC bermain imbang 1-1. “Kita kembali bertemu Bina Banua. Secara permainan tentu anak-anak sudah paham dengan kekuatan Bina Banua. Kami memohon dukungan dan doa restu dari masyarakat Sumbar, agar perjuangan kami di babak delapan besar bisa menuai hasil positif,” ujar manajer Kinantan FC, Dedy Satria yang dihubungi via ponselnya, Kamis (30/7/26).
Katanya, laga dengan Bina Banua di babak penyisihan berlangsung sangat ketat. Jual beli serangan terjadi sepanjang pertandingan. Tapi para pemain optimistis bisa meraih hasil positif, soalnya suasana dalam tim sedang bagus-bagusnya, karena pemain andalan, Qiziko Trisnal dinobatkan sebagai saat laga di babak 16 besar lalu.
“Motivasi pemain sedang bagus-bagusnya, apalagi salah satu pemain kami Qiziko Trisnal dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ini menjadi modal bagi mereka untuk tampil lebih baik lagi kala menghadapi Bina Banua,” kata Dedy.
Laga dengan Bina Banua, jelas Dedy, diprediksi bakal seru. Kedua tim tentu sudah paham kelebihan dan kekurangan masing-masing. “Ini pertandingan ulangan, tentu kedua tim sudah sedikit paham dengan kekuatan. Para pemain akan berjuang untuk memberikan hasil terbaik,” harapannya. (sal)




Tinggalkan Balasan