Rangkuman Utama
  • Ketua Pengprov Muaythai Indonesia (MI) Sumatra Barat periode 2026–2030, Arif Rahmat Nashir, merampungkan susunan kepengurusan dengan menunjuk Gilang Ramadhan Asar sebagai sekretaris dan Putri Rahmasari sebagai bendahara.
  • Pengprov MI Sumbar berkomitmen menegakkan aturan organisasi dan berfokus mengejar prestasi nasional hingga internasional, dengan agenda terdekat menghadapi Pra-PON 2027.
  • Langkah awal kepengurusan baru mencakup perluasan struktur organisasi agar terbentuk secara lengkap di 19 kabupaten/kota se-Sumatra Barat melalui koordinasi dengan KONI daerah.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Setelah dipercaya menjadi Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia (MI) Sumatera Barat (Sumbar) dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Juni 2026, Arif Rahmat Nashir langsung melengkapi susunan pengurus MI Sumbar periode 2026/2030.

Di mana dalam menjalani amanah Musprovlub, Arif Rahmat Nashir menunjuk tokoh-tokoh olahraga Ranah Minang, seperti Gilang Ramadhan Asar sebagai sekretaris dan Putri Rahmasari sebagai bendahara.

“Kami mohon dukungan, support untuk menjalankan amanah. Kita akan majukan Muaythai Sumbar,” tutur Arif Rahmat Nashir di Padang, Sabtu (1/8/26).

Arif meminta, Muaythai Sumbar harus kompak dan semangat melakukan pembinaan dan membawa prestasi nasional dan internasional.

“Saya akan tegak lurus pimpin Muaythai Sumbar, yang utama dan yang penting prestasi harus terbaik. Tak ada kecurangan-kecurangan dan aturan harus ditegakkan,” tegasnya.

Arif mengaku, dirinya dan pengurus akan langsung tancap gas demi mengejar prestasi.

“Nyalakan Muaythai Indonesia dari Sumbar. Banyak agenda ke depan yang sudah menunggu. Salah satunya Pra PON 2027,” terang Arif.

Selain itu, Arif juga akan segera meluaskan pengurus di 19 pengurus MI se-Sumbar.) Karena, masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum memiliki kepengurusan.

“Nanti saya dan pengurus akan segera kordinasi dengan KONI-KONI di kabupaten dan kota agar 19 harus lengkap,” ucap Arif. (sal)