- KPU Sumatera Barat menggelar forum berbagi pengetahuan terkait sosialisasi dan pendidikan pemilih guna memperkuat kapasitas kelembagaan serta mendongkrak partisipasi masyarakat.
- KPU Sumbar membagikan program unggulan pemanfaatan kegiatan kepramukaan untuk edukasi pemilih pemula, yang mendapat apresiasi positif dari KPU RI.
- KPU Sulawesi Selatan turut memaparkan sejumlah inovasi edukasi demokrasi berbasis sekolah demi menciptakan program sosialisasi politik yang lebih adaptif dan inklusif.
PADANG, NUSATIME— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat memperkuat kapasitas kelembagaan melalui forum sharing knowledge (berbagi pengetahuan) terkait sosialisasi dan pendidikan pemilih.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi jajaran KPU untuk saling bertukar strategi serta inovasi dalam mendongkrak partisipasi masyarakat.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Sumbar, Jons Manedi, menyampaikan bahwa pertukaran pengalaman antarwilayah merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas program edukasi politik.
“Setiap daerah memiliki karakteristik masyarakat yang berbeda. Pengalaman dan inovasi yang berhasil diterapkan di satu daerah dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus inspirasi pengembangan program di daerah lain,” ujar Jons, Rabu (19/8).
Dalam forum tersebut, KPU Sumbar membagikan sejumlah praktik baik yang telah dijalankan bersama 19 KPU Kabupaten/Kota. Salah satu program unggulannya adalah pemanfaatan kegiatan kepramukaan yang dinilai efektif mendekatkan pendidikan demokrasi kepada generasi muda dan pemilih pemula.

Langkah kolaboratif ini mendapat respons positif dari Ketua Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU RI, Agus Mellaz. Ia menilai pertukaran pengalaman antardaerah sangat efektif dalam memperkuat kelembagaan secara menyeluruh.
“Program seperti ini sangat baik dilaksanakan sebagai sarana berbagi pengalaman dan best practice antardaerah,” ungkap Agus Mellaz, seraya memotivasi KPU di daerah agar terus merancang kegiatan sosialisasi yang adaptif terhadap karakteristik warga setempat.
Tidak hanya KPU Sumbar, KPU Sulawesi Selatan juga turut memaparkan sejumlah terobosan edukasi demokrasi yang telah mereka jalankan, di antaranya, program pengenalan dan edukasi sistem pemilihan umum. Simulasi dan praktik demokrasi langsung di lingkungan sekolah. Forum pengasahan gagasan dan wawasan politik bagi kalangan pelajar.
Melalui refleksi dan pertukaran pengalaman dari tahapan Pemilu serta Pilkada sebelumnya, jajaran KPU berkomitmen melahirkan program-program edukasi politik yang lebih kreatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan