PADANG, NUSATIME— Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kelurahan Gunung Pangilun menggelar Lomba Malamang Basamo pada Sabtu (22/8/2026). Mengusung tema “Malamang Basamo, Menghidupkan Tradisi, Mempererat Silaturahmi Antar Warga”, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan warisan budaya sekaligus menyokong penetapan Kota Padang masuk ke dalam Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network – UCCN) bidang Gastronomi.
Sebanyak 11 kelompok peserta perwakilan BKMT se-Kelurahan Gunung Pangilun berpartisipasi dalam ajang ini. Perlombaan diselenggarakan untuk memperingati tiga momen besar sekaligus: HUT Kota Padang ke-357, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Wali Kota Padang Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Syahrial Kamat, Camat Padang Utara Sa’at, Ketua LPM Gunung Pangilun Wahyu Iraman Putra, serta Ketua BKMT Kelurahan Gunung Pangilun Helma Gusnita.
Staf Ahli Wali Kota Padang Syahrial Kamat menyampaikan bahwa tradisi malamang selaras dengan 9 Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata dan kebudayaan seperti Padang Rancak, Jelajah Padang, serta Padang Melayani.
“Kota Padang adalah kota gastronomi, dan kita tengah mencetuskan serta memperjuangkan posisi Kota Padang di tingkat nasional hingga internasional. Gastronomi itu mencakup makanan, budaya, hingga adat istiadat. Kegiatan Lomba Malamang ini menyokong penuh nilai-nilai tersebut,” ujar Syahrial.

Ia menekankan pentingnya mentransfer keahlian malamang kepada generasi muda, lengkap dengan pengembangan inovasi rasa dan penyajian yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa merusak cita rasa autentik Minangkabau.
“Keahlian ini harus diturunkan kepada generasi berikutnya agar warisan tradisi ini tidak punah. Ke depan, kita berharap kegiatan ini bisa terus ditingkatkan jenjangnya, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat Kota Padang,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan