Oleh : Drs.H.Marlis,MM, C.Med ( CEO ALINIA GROUP )
Nusatime.id – Dalam perjalanan hidup, kita sering terlalu sibuk melihat ke atas. Melihat mereka yang lebih sukses, lebih kaya, lebih tinggi jabatan, atau lebih cepat mencapai impiannya. Tanpa disadari, kebiasaan membandingkan diri itu terkadang membuat kita lupa mensyukuri apa yang sudah kita miliki.
Melihat ke atas memang penting agar kita tetap punya harapan. Namun sesekali melihat ke bawah membuat kita belajar bersyukur. Dan melihat ke sekeliling mengingatkan bahwa hidup bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi juga tentang orang lain.
Tidak semua manusia memulai perjalanan dari titik yang sama. Ada yang mendapatkan jalan lapang, ada yang harus melewati berbagai kesulitan. Ada yang hari ini sedang menikmati keberhasilan, sementara yang lain sedang berjuang sekadar mempertahankan kehidupannya.
Karena itu, jangan pernah merasa terlalu tinggi ketika berada di atas. Jabatan akan berakhir, kekayaan dapat berpindah, popularitas bisa menghilang, dan kekuasaan mempunyai batas waktu. Tetapi kebaikan yang pernah kita berikan kepada orang lain akan meninggalkan jejak jauh lebih panjang.

Kesuksesan sejati bukan hanya tentang seberapa banyak yang berhasil kita kumpulkan, tetapi seberapa banyak keberadaan kita memberikan manfaat.
Ketika memiliki ilmu, bagikan. Ketika memiliki kesempatan, bukakan jalan. Ketika memiliki kemampuan, bantulah. Ketika memiliki kekuasaan, gunakan untuk melindungi dan memudahkan, bukan mempersulit. Dan ketika memiliki rezeki lebih, jangan lupa bahwa mungkin ada hak orang lain yang dapat kita bahagiakan melalui tangan kita.
Kita juga tidak perlu menunggu menjadi sempurna untuk berbuat baik. Sebab manusia memang tidak pernah benar-benar sempurna.
Jangan berpikir bagaimana menjadi manusia sempurna. Berpikirlah bagaimana menjadi manusia yang berguna bagi sesama.
Pada akhirnya, ukuran kehidupan bukan hanya tentang seberapa tinggi kita pernah berdiri, tetapi tentang berapa banyak tangan yang pernah kita bantu untuk ikut berdiri.
Teruslah melihat ke atas untuk berharap, melihat ke bawah untuk bersyukur, dan melihat ke sekeliling untuk berbagi.
Sebab hidup yang paling bermakna bukanlah hidup yang hanya berhasil untuk diri sendiri, melainkan kehidupan yang kehadirannya menjadi berkah dan manfaat bagi orang lain. (*/ Marlis – CEO ALINIA GROUP )



Tinggalkan Balasan