Rangkuman Utama
  • Hujan berintensitas tinggi memicu luapan Sungai Batang Lutanji dan merendam permukiman warga di sejumlah kecamatan di Kota Padang pada Senin (3/8/2026).
  • Banjir dengan ketinggian mencapai 1,5 meter turut membawa material lumpur serta gelondongan kayu, hingga menyebabkan sejumlah warga dan pelajar terjebak.
  • Petugas BPBD dan tim SAR dikerahkan untuk melakukan evakuasi, sementara warga di sepanjang aliran sungai diimbau segera melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang lebih tinggi.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

Padang-Hujan berintensitas tinggi yang melanda sejumlah kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat, menyebabkan air sungai Batang Lutanji meluap ke permukiman warga, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan video yang beredar, kenaikan debit air ini berasal dari aliran sungai yang juga menjadi lokasi bencana pada November 2025 lalu di Kota Padang.

Kepala BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengimbau warga yang tinggal di sekitar aliran sungai segera menjauh dari sungai dan melakukan evakuasi mandiri.

Hendri meminta warga tidak menunggu hingga kondisi semakin memburuk. Warga diminta mencari tempat yang lebih aman dan berada di lokasi yang lebih tinggi.

“Warga diminta menjauh dari aliran sungai dan tetap tenang. Petugas sudah berada di lapangan,” kata Hendri.

Informasi di lapangan, air mencapai 1,5 meter atau setinggi orang dewasa di sejumlah lokasi. Warga di sejumlah kawasan dilaporkan terjebak.

Di Perumahan Wahana 2 Rimbo Tarok, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, air telah melanda kawasan permukiman.

Sejumlah warga dilaporkan terjebak di dalam rumah. Video yang diperoleh Kompas.com memperlihatkan sebuah mobil jenis minibus atau van terendam banjir. Air berwarna keruh kecokelatan menggenangi kawasan perumahan.

Kondisi serupa terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Guo. Air sungai meluap dan menerjang hingga ke jalan serta permukiman warga. Sejumlah warga dan pelajar sekolah dilaporkan terjebak akibat banjir. Petugas BPBD dan SAR dikerahkan untuk melakukan evakuasi di tengah kondisi hujan yang masih mengguyur. Banjir juga membawa material kayu berukuran besar. Gelondongan kayu hanyut terbawa arus Batang Kuranji hingga ke kawasan Siteba. Di Taluk Sikumbang, Kelurahan Sungai Lareh, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, air bah telah masuk ke rumah-rumah warga. Ketinggian air mencapai tumit orang dewasa. Warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi.

Di Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, banjir telah masuk ke permukiman warga. Air membawa material lumpur dan sedimen hingga masuk ke kawasan tempat tinggal warga. Sementara itu, sejumlah warga di Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, telah berhasil dievakuasi oleh petugas BPBD. Hingga pukul 14.45 WIB, hujan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kondisi tersebut membuat warga di sejumlah kawasan masih berada dalam situasi rawan. (sal)