PADANG, NUSATIME— Setelah tiga tahun vakum tanpa kegiatan, para pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) yang tergabung dalam wadah “Sakato Tuo” kembali menggelar ajang silaturahmi di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (22/8/2026).
Pertemuan emosional ini menjadi momen melepas rindu (pambasuh taragak) sekaligus mengenang masa-masa pengabdian mereka saat masih aktif bertugas di gedung pemerintahan yang dikenal dengan sebutan Rumah Bagonjong tersebut.
Pertemuan terakhir komunitas ini tercatat pada 18 Mei 2023 di Resto Suaso, Kawasan GOR H. Agus Salim. Pertemuan kala itu dihadiri oleh pencetusnya, almarhum Basril Thaher (mantan Kepala Bawasda Pemprov Sumbar), yang tutup usia lima hari pascaacara saat berkunjung ke Yogyakarta.
Ketua Sakato Tuo, Drs. H. Marzuki Onmar, mengungkapkan bahwa wadah ini awalnya digagas oleh almarhum Basril Thaher dan almarhum Akmal Firdaus sebagai sarana berkumpul tanpa aturan yang mengikat.
“Wadah ini bersifat insidental tanpa beban hak dan kewajiban formal. Tujuannya murni untuk bersenda gurau (bagalak-galak) dan melepas rindu sesama pensiunan. Mengenai pembiayaan acara, biasanya ditanggulangi bersama secara swadaya,” ujar Marzuki, mantan Kepala Biro Pemerintahan Umum sekaligus Pj Bupati Solok Selatan tersebut.

Atas inisiatif Drs. Hendrinal dan rekan-rekan, lokasi Aula Kantor Gubernur dipilih agar para purna tugas dapat mengenang kembali kenangan masa kerja. Marzuki menargetkan kegiatan silaturahmi ini dapat digelar secara berkala setiap enam bulan sekali.
Dalam momen tersebut, para purna tugas juga memanjatkan doa bersama untuk para senior dan kolega yang telah wafat, di antaranya almarhum Drs. H. Rusdi Lubis, Drs. H. Yohanes Dahlan, Drs. Sultani Wirman, Drs. H. Akmal Firdaus, Drs. H. Asroel Mas’ud, Drs. H. Yenifra, Drs. H. Arizallijar, serta H. Rajudin Nuh, S.H.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Syamsul Bahri, S.H. dan saritilawah oleh Bu Mardiah, dilanjutkan tausiah oleh Ustadz H. Rahimul Amin, Lc., M.A.
Hadir memberikan arahan, Penasihat Sakato Tuo yang juga Wakil Gubernur Sumbar periode 2000–2005, Prof. Dr. Ir. Fachri Ahmad, didampingi istri, Ny. Yes Fachri Ahmad. Mantan Rektor Universitas Andalas ini mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual di usia senja.
“Kematian adalah kepastian, kita semua berada di dalam antrean. Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati (kullu nafsin zaiqatul maut). Selagi masih diberi kesempatan hidup, mari kita terus berbuat baik, perkuat iman, jaga kesehatan, dan tingkatkan bekal agama,” tutur Fachri Ahmad.
Ia juga berpesan kepada para pensiunan untuk tetap berkontribusi bagi masyarakat serta membentengi anak dan cucu dengan nilai-nilai agama Islam di tengah perubahan zaman. Selain itu, Fachri turut menyoroti isu-isu daerah, termasuk penanganan bencana tahunan di Sumbar yang dinilainya perlu penyelesaian dari akar masalah.
Berdasarkan konfirmasi kehadiran di grup WhatsApp komunitas, tercatat sebanyak 92 pensiunan hadir dalam ajang ini. Di antaranya tampak tokoh senior seperti Drs. Armeyn AN, Drs. Yusman Kasim, mantan Sekda Firdaus K., Ny. Lis Rusdi Lubis, Ny. Yanti Yenifra, serta deretan purna tugas Pemprov Sumbar lainnya.(**)



Tinggalkan Balasan