NUSATIME.ID – Pemanfaatan lahan kosong menjadi kegiatan produktif dinilai dapat membantu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga.

Untuk mendorong hal tersebut, Polres Pasaman melalui Bhabinkamtibmas Nagari Malampah mengajak masyarakat mengembangkan usaha peternakan dan pertanian di lingkungan tempat tinggal.

Ajakan itu disampaikan Bhabinkamtibmas Nagari Malampah, Polsek Tigo Nagari, Brigadir Ibnu Hajar, saat melaksanakan kegiatan sambang dan Tiada Hari Tanpa Silaturahmi (THTS) bersama warga binaannya di Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Ibnu Hajar memberikan sosialisasi mengenai pentingnya mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan agar memiliki nilai ekonomi.

Warga didorong untuk beternak maupun menanam berbagai komoditas pertanian yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi sumber tambahan penghasilan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah, sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan sektor strategis dalam negeri.

“Dengan beternak dan berkebun, kita tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpeluang meningkatkan pendapatan keluarga. Mari manfaatkan lahan kosong yang ada agar menjadi lebih produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Brigadir Ibnu Hajar.

Selain mendorong kegiatan ekonomi produktif, Brigadir Ibnu Hajar mengingatkan warga agar menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan. Masyarakat juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga turut diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor, mengingat kondisi cuaca yang memasuki musim penghujan.

Kapolres Pasaman melalui Bhabinkamtibmas Nagari Malampah, Brigadir Ibnu Hajar, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

“Polres Pasaman terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing, termasuk lahan kosong, untuk kegiatan produktif. Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami ingin hadir memberikan pendampingan, motivasi, serta mengajak masyarakat bersama-sama mendukung program pemerintah,” ungkap Brigadir Ibnu Hajar menyampaikan pesan Kapolres Pasaman.

Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah warga mulai mengembangkan peternakan dan menanam tanaman hortikultura, seperti cabai, tomat, dan terong.

Hasil peternakan dan perkebunan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Selain itu, hasilnya juga berpotensi dijual di pasar lokal sehingga memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

Sementara itu, Kapolres Pasaman melalui Kapolsek Tigo Nagari, Iptu Ifwanul, S.H., mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang aktif mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan masing-masing.

Ia menilai kegiatan sambang dan THTS menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program pemerintah serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat. Dengan memanfaatkan lahan kosong secara produktif, warga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, memperkuat ekonomi keluarga, serta tetap menjaga kelestarian lingkungan demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.