- Pembongkaran Stadion Agus Salim menggunakan alat berat menyebabkan kerusakan pada instalasi kabel bawah tanah milik PLN hingga menimbulkan kerugian puluhan juta rupiah.
- Kerusakan fasilitas vital tersebut sempat mengancam kelangsungan pasokan listrik ke kawasan strategis Kota Padang, termasuk Kantor Gubernur, Mapolda, serta rumah dinas Gubernur dan Kapolda.
- Petugas PLN telah menghentikan aktivitas penggalian di area berisiko dan saat ini tengah melakukan perbaikan pada sejumlah titik kabel yang terputus.
Padang-Fasilitas vital milik PLN berupa aliran kabel bawah tanah di Stadion Agus Salim mengalami kerusakan karena terdampak pembongkaran.
Akibat kerusakan kabel bawah tanah ini, PLN mengalami kerugian senilai puluhan juta. “Ada beberapa fasilitas yang rusak. Untungnya, kami cepat bertindak untuk menghentikan penggalian kabel-kabel yang ada di bawa tanah. Kalau kami terlambat, kabel-kabel yang merupakan aliran utama ke rumah Gubernur dan Kapolda akan putus total,” ujar Ujang petugas PLN yang mengawasi di Stadion Agus Salim, Rabu (29/7/26).
Katanya, di bawah tanah Stadion Agus Salim, tertanam kabel untuk mengalirkan arus ke kawasan Rasuna Said dan Sudirman. Kalau kabel aliran bawah tanah ini rusak, secara otomatis rumah dinas Kapolda yang berada di kawasan Rasuna Said dan rumah dinas gubernur, Mapolda, kantor gubernur yang berada di jalan Sudirman akan padam total.
“Kabel-kabel yang ada di Stadion Agus terhubung ke kawasan vital di Kota Padang, makanya kami meminta pihak perobohan stadion jangan sampai menyentuh kabel-kabel yang ada di bawah tanah,” terangnya.
Saat ini, jelas Ujang, petugas sedang memperbaiki beberapa titik yang mengalami kerusakan. “Saat ini petugas sedang memperbaiki beberapa kabel yang putus,” tegasnya.

Sementara, petugas pembongkaran Stadion Agus Salim, Ronaldo Fernando yang di hubungi via ponselnya menyatakan, kabel-kabel PLN terkena alat berat. “Itu terkena alat berat,” katanya. (**)



Tinggalkan Balasan