Rangkuman Utama
  • Semen Padang FC menelan kekalahan tipis 1-2 dari tim Liga 1 Borneo FC Samarinda dalam laga uji coba kedua pemusatan latihan di Yogyakarta jelang kompetisi Liga 2.
  • Pihak manajemen menganggap pertandingan tersebut sebagai bahan evaluasi dan pematangan taktik tim, meski hasil akhirnya menuai beragam tanggapan dan kritik dari warganet.
  • Suporter mengkritik tahapan pemusatan latihan tim pelatih yang dinilai tidak ideal karena langsung menghadapi lawan sekelas Liga 1 tanpa melalui skema laga berjenjang.
Catatan Redaksi: Ringkasan di atas diproses menggunakan Kecerdasan Buatan (AI) untuk memudahkan pembaca, dengan tetap di bawah pengawasan redaksi.

PADANG — Semen Padang FC kembali harus menelan kekalahan dalam laga uji coba kedua pada pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta. Menghadapi tim Liga 1 Borneo FC Samarinda pada Minggu (9/8/2026), tim berjuluk Kabau Sirah yang bersiap mengarungi kompetisi Liga 2 tersebut takluk dengan skor tipis 1-2 (1-1).

Informasi hasil pertandingan ini disampaikan langsung oleh manajemen melalui akun Instagram resmi klub, @semenpadangfcid.

“Semen Padang FC 1-2 Borneo FC Samarinda. Tambah pelajaran berharga dari uji coba kedua di Yogyakarta. Proses pembenahan dan pematangan taktik terus berjalan agar skuat semakin siap menyambut kompetisi. Terima kasih @borneofc.id untuk laga yang kompetitif ini,” tulis pihak manajemen.

Unggahan tersebut langsung memantik berbagai tanggapan dari para pencinta sepak bola di media sosial. Akun @alexisalexis6757 mencoba melihat sisi positif dengan menulis, “Lawan sekelas Borneo bisa diimbangi Semen Padang FC, walaupun kalah tipis.” Namun, pandangan itu langsung disanggah oleh akun @wulannara_ yang berkomentar, “Kalah mah kalah aja, kalah kok tipis.” Komentar tersebut juga diamini oleh akun @alif_250611 dengan seloroh singkat “L.o.L”.

Kritik dan sindiran lain turut mewarnai kolom komentar. Akun @gshopdistrocthogfficial memberikan dorongan moral sekaligus kritik, “Belum apa-apa udah kalah aja. Ayo Kabau menanduklah walau hanya uji coba, biar mental kalian menyala dan kembali ke Liga 1 musim depan.” Sementara itu, akun @aguez_anak_baik menyindir, “Ya kalah hahaha, komentar netizen pasti Liga 1 udah dibooking.” Nada satire juga datang dari akun @rahid_rh yang menulis, “Nama tim: Semen Padang, hobi: kalah.”

Tidak hanya di dunia maya, sorotan tajam juga datang dari pendukung setia di Ranah Minang. Andi, salah seorang supporter Semen Padang asal Kota Padang, mempertanyakan alur dan tahapan persiapan yang dirancang oleh manajemen serta tim pelatih.

Menurutnya, laga uji coba seharusnya dilakukan secara berjenjang.

“Kita memahami tujuan dari uji coba itu bukan sekadar mencari menang atau kalah. Tapi melihat lawan yang dihadapi Semen Padang dalam dua kali uji coba ini, saya tidak paham tujuannya apa. Uji coba yang ideal itu dimulai dari tim yang relatif lebih lemah, menengah, baru terakhir menghadapi tim kuat,” ujar Andi pada Minggu (9/8/2026).

Ia menambahkan, pemilihan lawan yang langsung selevel Liga 1 menimbulkan tanda tanya terkait efektivitas pengukuran kemampuan skuat. “Apakah uji coba ini untuk mengukur kemampuan pemain atau mencari gengsi? Kalau mengukur kemampuan, tentu lawan yang dihadapi di awal bukan langsung tim Liga 1. Hadapi dulu tim di bawah, baru terakhir tim kuat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak manajemen Semen Padang FC di media sosial terkait berbagai lontaran kritik dan masukan dari netizen maupun supporter tersebut. (sal)