JAKARTA, NUSATIME.ID— Wali Kota Padang, Fadly Amran, hadir sebagai salah satu pembicara utama dalam ajang bergengsi IdeaFest 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (5/8/2026).
Di hadapan ratusan penggiat ekonomi kreatif dan pengunjung yang memadati venue, Fadly memaparkan potensi besar seni kuliner Nusantara dalam menembus pasar internasional.
Mengangkat tema diskusi “Can Indonesian Food Become a Global Cuisine?”, Fadly menekankan bahwa keragaman serta kekayaan gastronomi Indonesia merupakan kekuatan utama bangsa di panggung global. Menurutnya, internasionalisasi cita rasa lokal harus tetap menjaga keaslian budaya asal.
“Kuliner Padang sudah menunjukkan bisa dikenal di panggung dunia tanpa harus kehilangan identitasnya. Kita bisa menemukan Nasi Padang di Eropa, Amerika, Australia, dan mungkin wilayah lainnya,” ujar Fadly Amran di tengah sesi pemaparannya.
Lebih lanjut, Fadly menyampaikan bahwa keberhasilan kekayaan kuliner Kota Padang telah menjadi bukti nyata bagaimana tradisi lokal mampu menarik perhatian dunia. Keberhasilan ini juga menjadi pijakan kuat bagi Pemerintah Kota Padang untuk melangkah lebih jauh di tingkat internasional.

Saat ini, Kota Padang tengah aktif memperjuangkan posisi untuk meraih pengakuan resmi dari lembaga dunia, UNESCO, sebagai Kota Kreatif berbasis Gastronomi.
“Saat ini Kota Padang tengah mengupayakan menjadi bagian dari jejaring kota kreatif dunia sebagai kota gastronomi pada UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Harapan kita, dengan rekognisi internasional di sektor gastronomi ini akan menarik banyak kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik untuk lebih mengenal Kota Padang secara lebih komprehensif lagi,” pungkasnya.
Langkah ini diharapkan tidak hanya mengukuhkan posisi Kota Padang sebagai pusat kuliner terkemuka, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif dan pariwisata daerah secara berkelanjutan. (**)



Tinggalkan Balasan